Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Kerinci Monadi Hadiri Rakor Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI. CO. ID, JAKARTA – Bupati Kerinci, Monadi, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, pada Minggu, 21 September 2025, di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini turut didampingi Kadis Peternakan dan Perkebunan Kerinci, Osrayandi.

Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah strategis pemerintah pusat dalam mendorong hilirisasi sektor perkebunan, sehingga komoditas unggulan daerah tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, melainkan juga memiliki nilai tambah melalui pengolahan industri.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam arahannya menegaskan bahwa hilirisasi menjadi salah satu program prioritas nasional guna meningkatkan kesejahteraan petani, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan nasional.

Baca Juga :  Sukses Adakan Mubes, Elsy Rahmatika Ayu nahkodai IMKS UNP Periode 2020-2021

“Daerah harus proaktif dalam mendorong percepatan hilirisasi, terutama bagi komoditas unggulan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Dengan hilirisasi, kita bisa memberikan nilai tambah yang lebih besar sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Tito.

Bupati Kerinci, Monadi, menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan bahwa Kabupaten Kerinci siap mendukung penuh kebijakan hilirisasi perkebunan. Menurutnya, Kerinci memiliki potensi besar di sektor perkebunan, khususnya teh, kopi, dan kayu manis, yang selama ini menjadi komoditas andalan masyarakat.

Baca Juga :  PJ.Bupati Asraf Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Siulak Panjang

“Kami akan segera menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kelompok tani. Harapannya, hasil perkebunan Kerinci tidak hanya dikenal sebagai bahan baku, tetapi juga sebagai produk olahan yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional,” ungkap Monadi.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki potensi perkebunan unggulan. Pemerintah berharap melalui langkah kolaboratif ini, percepatan hilirisasi dapat terwujud dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru