Buntut Aksi Ricuh di Proyek PLTA, Polisi Amankan Tujuh Warga Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Suasana aksi penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Desa Pulau Pandan dan Desa Karang Pandan, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, kembali memanas. Pasca kericuhan yang terjadi pada Kamis (21/8), aparat kepolisian akhirnya mengamankan tujuh orang warga yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga yang diamankan merupakan masyarakat setempat dengan latar belakang pekerjaan sebagai petani hingga wiraswasta.
“Malam tadi ada dua orang yang dibawa, kemudian pagi harinya lima orang lagi ikut diamankan,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan.

Baca Juga :  Safari di Masjid Baitul Ikhsan, Wabup Murison Paparkan Akan Bangun SD di Kebun Lima Gunung Raya

Warga menegaskan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bentuk perjuangan untuk memperjuangkan hak masyarakat.
“Kami hanya menuntut keadilan. Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan adanya proyek PLTA ini,” ujar salah satu peserta aksi dengan nada tegas.

Adapun tujuh warga yang diamankan masing-masing berinisial M (61), W (61), FS (48), P (41), J (38), T (57), dan MH (55). Seluruhnya merupakan warga Desa Pulau Pandan dengan profesi mayoritas sebagai petani.

Baca Juga :  Ini Nama - nama Lengkap Puluhan Pejabat yang Dilantik Bupati Adirozal

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, ia belum memberikan keterangan lebih rinci terkait alasan penahanan para warga.
“Ya,” singkatnya.

Untuk diketahui, aksi unjuk rasa yang berlangsung Kamis (21/8) berakhir dengan ketegangan. Massa melemparkan batu, terlibat aksi dorong dengan aparat, hingga membuat pihak kepolisian melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Akibat insiden tersebut, satu unit mobil dilaporkan mengalami kerusakan setelah kaca depannya pecah terkena lemparan batu.(adi)

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Bupati Monadi Launching QR Code Kotak Amal Terintegrasi
Bank Jambi Ucapkan Selamat HUT Ke-61 Wabup Murison
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Berita Terbaru