Pemerintah dan DPRD Kompak Bungkam Pers? DPRD Sungai Penuh Dinilai Tak Punya Nyali Perjuangkan Anggaran Publikasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, SUNGAIPENUH – Polemik minimnya anggaran publikasi media di Kota Sungai Penuh kini menyeret nama DPRD sebagai lembaga legislatif yang ikut dianggap bertanggung jawab atas “pelecehan sistematis” terhadap insan pers.

Setelah publik dikejutkan oleh minimnya alokasi dana publikasi dari Pemkot Sungai Penuh hanya Rp 300 ribu per media untuk tiga kali tayang, kini muncul fakta bahwa tak satupun anggota DPRD bersuara menolak atau memperjuangkan revisi saat pembahasan APBD.

Di tengah sorotan publik, DPRD justru terkesan “diam dan mengamini” kebijakan tersebut. Hal ini menuai kritik tajam dari kalangan jurnalis lokal, yang menilai wakil rakyat tidak menjalankan fungsi kontrol anggaran secara adil dan berimbang.

“Kalau eksekutif keliru, legislatif seharusnya jadi penyeimbang. Tapi kalau dua-duanya diam, maka ini bukan lagi kelalaian, tapi kesepakatan diam-diam untuk membungkam media,” tegas salah satu pimpinan media lokal di Sungai Penuh.

Baca Juga :  Wako AJB Hadiri Deklarasi WBK dan WBBM Lingkup Pengadilan Agama

Kritik juga datang dari Ketua PWI Kerinci-Sungai Penuh, Dedi Dora, yang menyayangkan sikap DPRD yang dianggap tidak memahami esensi keterbukaan informasi publik.

“Ini bukan hanya soal nominal Rp 300 ribu, tapi tentang bagaimana negara melalui pemerintah dan DPRD menghargai profesi wartawan dan menjunjung demokrasi. Saat DPRD tak bersuara, mereka ikut dalam ketidakadilan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menyebut, dalam sejarah anggaran Kota Sungai Penuh, baru kali inilah insan pers mengalami degradasi sedemikian rupa. Bahkan DPRD yang selama ini dikenal vokal, kini justru memilih bungkam.

“Jangan hanya kritis kalau anggaran proyek, tapi diam saat anggaran pers dipreteli. Ini pengkhianatan terhadap nilai keterbukaan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tim Advokasi AZ-FER Kembali Laporkan Paslon AL- AZHAR Ke Bawaslu

Sikap DPRD ini dianggap menunjukkan bahwa mereka tidak berpihak pada transparansi dan kontrol sosial yang sehat. Padahal, salah satu fungsi utama legislatif adalah menjaga keseimbangan dan memastikan tidak ada kebijakan yang merugikan publik, termasuk insan media.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius:
Apakah DPRD Sungai Penuh juga tak ingin dikritik oleh media? Apakah diamnya mereka adalah bagian dari strategi membungkam pers secara perlahan?

Jika DPRD tetap tidak bersikap, maka kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif bisa tergerus. Media pun diperkirakan akan mengambil sikap tegas: tidak lagi memberi panggung pada pemangku kebijakan yang tak menghargai eksistensi mereka.

“Media bisa membantu membangun daerah, tapi juga bisa memilih untuk diam. Dan diamnya media bisa lebih berbahaya dari kritik,” pungkas salah satu jurnalis senior.(Adi)

Berita Terkait

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib
Wako Alfin Serahkan Ambulance untuk Warga Desa Sungai Ning
ASN Sungai Penuh Qurban 39 Ekor Sapi
Wako Alfin Launching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:01 WIB

Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:12 WIB

Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib

Berita Terbaru