Komit Lestarikan Bahasa dan Budaya Lokal, Bupati Kerinci Monadi Terima Penghargaan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN) 2025 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Monadi dianugerahi penghargaan atas dedikasinya dalam pelestarian bahasa dan budaya lokal.

Acara penghargaan ini berlangsung khidmat di Gedung Merah Putih, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemeng dikdasmen, Depok, Jawa Barat, pada Senin (26/5). Sebanyak 38 kepala daerah dari seluruh Indonesia hadir dan mendapat apresiasi karena dinilai aktif menjaga warisan budaya daerah masing-masing.

Menariknya, Monadi tampil memukau dengan mengenakan busana adat lengkap khas Kerinci. Penampilan tersebut tak hanya menjadi simbol komitmen kuat terhadap pelestarian budaya, namun juga memperlihatkan kekayaan nilai-nilai lokal yang terus hidup di tengah masyarakat Kerinci.

Dalam kesempatan tersebut, Monadi menerima langsung penghargaan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Bupati Kerinci dalam mendukung revitalisasi bahasa daerah, khususnya Bahasa Kerinci dan aksara Incung—salah satu identitas budaya khas yang menjadi kekayaan bangsa.

Baca Juga :  Novra Wenti, Sang Wanita Hebat Dibalik Kesuksesan Monadi Murasman Meraih Kursi BH 1 D

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tapi untuk seluruh masyarakat Kerinci yang terus menjaga bahasa dan budaya kita agar tidak punah di tengah arus modernisasi,” ujar Monadi usai menerima penghargaan.

Orang nomor satu di Bumi Sakti Alam Kerinci ini menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan bahwa budaya dan bahasa lokal memiliki tempat terhormat dalam pembangunan bangsa. Saya bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari upaya pelestarian Bahasa Kerinci dan aksara Incung. Ini bukan hanya warisan leluhur, tapi juga aset masa depan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  RSUD Kerinci Tipe C Semakin Nyata, Kemenkes Turunkan Tim Kelokasi untuk Pengukuran

Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendorong program-program yang menghidupkan kembali budaya lokal di sekolah-sekolah, komunitas, dan ruang publik. “Kami percaya bahwa menjaga bahasa ibu bukan sekadar soal komunikasi, tetapi juga soal identitas, jati diri, dan kebanggaan daerah,” ujarnya.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kerinci, khususnya generasi muda, untuk tidak malu menggunakan Bahasa Kerinci dan mengenali aksara Incung. Mari kita jadikan budaya kita sebagai kekuatan, bukan sekadar kenangan.” ungkapnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional sendiri merupakan ajang tahunan yang bertujuan menguatkan kembali penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda serta mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam pelestarian kearifan lokal.

Dengan prestasi ini, Kabupaten Kerinci semakin menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang peduli dan aktif dalam menjaga warisan budaya, demi memperkaya identitas bangsa Indonesia.(Adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru