Tak Bayar Gaji, Dirut Cv Trinitas Riki Susanto Dilaporkan ke Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, Sungai Penuh— Belasan tukang pekerja Proyek Pemerintah di Kota Sungaipenuh melapor oknum rekanan ke Pihak Polres Kerinci, lantaran diduga gaji atau upah mereka belum dibayar.

Dalam surat laporan yang dituju ke Polres Kerinci, terdapat 13 tukang gaji atau upah mereka belum dibayar dengan gaji perhari 170 Ribu dengan jumlah hari yang berbeda.

Pelapor adalah Khaidir warga Paling Serumpun, Hamparan rawang bersama 13 orang pekerja tukang. Upah yang belum dibayar ada yang 5 hari dan sampai 89 hari belum dibayar dengan total
Rp 55.5900.000 oleh CV Trinitas dan terlapor Riki Susanto alias Riki RN.

Baca Juga :  Terjadi Gempa Bumi Siang ini, Kali ini Lokasinya Tidak Jauh dari Kerinci Jambi

Adapun proyek 13 pekerja tukang yang belum dibayar ada pekerjaan proyek trotoar jalan RE Martadina dan Desa Koto Keras.

“Ya, 34 hari upah saya belum dibayar dengan total 5 juta 950 ribu. Waktu itu saya sebagai tukang proyek Riki di Koto Keras dan depan PLN bersaman belasan tukang,” kata Mawardi alias abah tis yang juga mengaku telah melapor ke Polres Kerinci Senin (17/2/2025).

Ia mengaku, bukan hanya upah gaji dirinya, juga belasan tukang lainnya juga belum dibayar dengan ditotalkan 50 juta lebih. “Banyak tukang, kami bekerja lembur siang dan malam mengerjakan proyek,” ucapnya.

Baca Juga :  Calon Jamaah Haji Asal Sungai Penuh Meninggal Dunia Dalam Perjalanan Ke Jambi

Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Very Prasetyawan dikonfirmasi mengatakan, bahwa laporan tersebuh telah diterima dan sudah ditindaklanjut ke Bagian Pidum.

“Sudah disposisi kanit, kita proses dengan SOP, “ kata Kasat Saat dikonfirmasi.

Terpisah, Riki Susanto alias Riki RN dikonfirmasi wartawan mengatakan, bahwa ia meminta datang ke tokonya. “Ketoko sajo, kalau mau klarifikasi,” kata Riki via whatsaap.(Adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru