HTK Dinilai Tak Faham Kondisi Kerinci, Sebut Jumlah Desa di Kerinci 218

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Debat terbuka calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci yang digelar oleh KPU Kerinci pada Selasa malam (12/11/2024) menjadi perhatian publik ketika pasangan calon HTK terlihat kurang memahami kondisi wilayah Kerinci, khususnya soal jumlah desa dan kelurahan.

Dalam momen debat tersebut, HTK menyebut bahwa jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Kerinci adalah 218, padahal faktanya terdapat 285 desa dan 2 kelurahan.

Kekeliruan ini memicu beragam reaksi dari masyarakat yang hadir dan menyaksikan debat. Kesalahan ini dinilai cukup mendasar, mengingat pemahaman tentang jumlah desa dan kelurahan merupakan informasi yang seharusnya dikuasai oleh seorang calon pemimpin daerah. Selain itu, publik juga mencatat bahwa HTK tampak kesulitan menyampaikan visi-misi secara jelas, terlihat terbata-bata, dan terlihat kurang percaya diri dalam menjabarkan pandangannya.

Baca Juga :  Waduh !!! Ratusan Perangkat Desa Kerinci Terancam Tak Gajian, ini Penyebabnya.


Bagaimana mungkin seseorang yang tidak tahu kondisi dasar wilayah yang akan dipimpinnya bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi Kerinci?” ungkap Fidlan, salah seorang warga Kerinci.

Ketidaktahuan HTK soal jumlah desa dan kelurahan di Kerinci semakin menguatkan persepsi bahwa pasangan calon ini kurang memahami dinamika lokal. Masyarakat yang mengharapkan calon pemimpin dengan pemahaman mendalam terhadap wilayahnya merasa bahwa pengetahuan dasar ini sangat penting, terlebih untuk seorang calon bupati yang bertanggung jawab dalam mengelola kebutuhan dan potensi daerah.

Baca Juga :  Aktivis Muda Kerinci Desak KPK Usut Dugaan Peran H. Andi Putra Wijaya di Kasus “Ketok Palu”

Banyak pihak menduga bahwa ketidaktahuan HTK ini mungkin berkaitan dengan fakta bahwa ia tidak menetap di Kabupaten Kerinci, sehingga tidak sepenuhnya memahami kebutuhan dan karakteristik daerah. Di sisi lain, momen ini juga dianggap sebagai pengingat bagi masyarakat Kerinci untuk mempertimbangkan pilihan calon pemimpin yang benar-benar memahami kondisi wilayahnya secara mendalam.(Adi)

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Bupati Monadi Launching QR Code Kotak Amal Terintegrasi
Bank Jambi Ucapkan Selamat HUT Ke-61 Wabup Murison
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Berita Terbaru