Kisruh Swarnabumi, Ini Pernyataan Disbudpar Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisara (Budpar) Kota Sungai Penuh, Boby Arisandi angkat bicara terkait kisruh pelaksanaan Kenduri Swarnabumi Lek Negroi yang dilaksanakan di kecamatan Pondok tinggi, beberapa hari lalu.

Menurutnya, kegiatan yang dihadiri Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI diwakili, Drs Siswanto MA, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V Provinsi Jambi Novie Hari Putranto, Pamong Budaya Dir.Perfilman, Musik dan Media Ibu Meta Ambarpana berlangsung dengan sukses.

“Kegiatan Swarnabumi merupakan kegiatan budaya yang difasilitasi Kemendikbudristek RI, namun pada saat yang bersamaan disandingkan dengan kegiatan peringatan 150 Masjid Agung Pondok Tinggi,” ungkap Boby.

Baca Juga :  Usai Blusukan, Fikar-Yos Kukuhkan Tim Milenial Kumun Debai

Dijelaskannya, Swarnabhumi merupakan kegiatan Pemerintah kota Sungai Penuh yang dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni.

Pada Swarna bhumi digelar beberapa kegiatan mulai dari Pembersihan drainase di jembatan layang hingga penaburan bibit ikan.

“Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, seperti pembersihan drainase di jembatan layang hingga Penaburan 20 ribu bibit benih ikan di jembatan layang,” katanya

“Kita juga menggelar penanaman pohon, namun sayangnya pada kesempatan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait jumlah bibit pohon tidak sesuai keinginan, dari target 1500 batang pohon yang ada hanya 60 batang, bersumber dari Dinas Pertanian 30 batang dan TNKS 30 batang. Itu sudah ditanam secara bersama,” beber dia.

Baca Juga :  Danau Tinggi untuk Monadi Bupati Kerinci

Ditanya terkait Dana pelaksanaan, dia menyebutkan dana untuk pelaksanaan kegiatan Swarna bumi berasal dari 3 sumber, yakni dari Kemendikbudristek RI sebesar Rp 200 juta, Dari dana Sharing pendamping hingga partisipasi masyarakat.

“Untuk dana Kementerian sudah di transfer ke Rekening Adat, Dana sharing Rp 72.590.000 yang digunakan untuk akomodasi dan fasilitasi lainnya mulai dari perlengkapan hingga kebutuhan personil pengamanan. Sedangkan untuk partisipasi masyarakat itu iuran masyarakat, kita tidak rahu jumlahnya berapa,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Pastikan Pasar Tertib, Wawako Azhar Hamzah Turun Langsung ke Pasar Tanjung Bajure
Bank Jambi Pastikan Pencairan THR ASN Tetap Lancar
Warga Sungai Penuh Mau Belanja Sembako Murah, ini Lokasinya
Gubernur Al Haris dan Wako Alfin Tebar Benih Ikan
Kantor Bank Jambi Sungai Penuh dan Kerinci Tetap Kondusif, Pelayanan Berjalan Normal
Kepala OJK Jambi Tegaskan Bank Jambi Aman, Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Isu Viral
Layanan ATM dan Mobile Banking Terganggu, Bank Jambi Minta Maaf dan Pastikan Hak Nasabah Tetap Aman
Layanan Bank Jambi Gangguan, Ini Penjelasannya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 15:45 WIB

Pastikan Pasar Tertib, Wawako Azhar Hamzah Turun Langsung ke Pasar Tanjung Bajure

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Bank Jambi Pastikan Pencairan THR ASN Tetap Lancar

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:53 WIB

Warga Sungai Penuh Mau Belanja Sembako Murah, ini Lokasinya

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Al Haris dan Wako Alfin Tebar Benih Ikan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:05 WIB

Kantor Bank Jambi Sungai Penuh dan Kerinci Tetap Kondusif, Pelayanan Berjalan Normal

Berita Terbaru