Aspal Lembek, Komisi III DPRD Kerinci Diminta Turun

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, Kerinci – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci diminta untuk melakukan pengecekan terhadap proyek di Desa Sebukar, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci.

Proyek yang dimaksud adalah proyek kontruksi Aspal Goreng jalan MAN Sebukar menggunakan anggaran APBD Kabupaten Kerinci tahun 2024 sebesar Rp. 442.750.000,00.

Warga menduga proyek tersebut dikerjakan asal-asalan. Pasalnya, pengaspalan terlihat tipis dan mudah mengelupas.

Proyek kontruksi jalan ini dikerjakan CV Karisma Indah beralamatkan di Jl. Depati Payung 49 Desa Pondok Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Bismillah Dari Kampung Halaman, Warga Ikhlas Melepas 'Sang Jenderal' Menuju Jambi Berkah

“Kita minta Komisi III DPRD Kabupaten Kerinci turun ke lapangan untuk melihat kondisi aspal jalan yang baru dikerjakan diduga asal jadi tersebut,” kata Yudi, salah seorang warga Kerinci.

Menurut Yudi, jika DPRD sudah turun ke lapangan, biasanya akan berdampak besar untuk Dinas PUPR melakukan perbaikan.

“Hasil pekerjaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah dianggarkan,” sebutnya.

Arif salah seorang aktivis Kerinci sangat menyayangkan adanya pembangunan yang asal jadi tersebut. Jika ingin membangun kerjakanlah sesuai dengan RAB yang ada, jangan sampai mengurangi volume pekerjaan.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Monadi Rencanakan Pendelegasian Wewenang ke Kecamatan

“Ini sama saja mengurangi volume pekerjaan, seharusnya Dinas PUPR di Bidang Cipta Karya melakukan pengawasan, kenapa bisa ini terjadi,” katanya.

Dirinya minta kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR atau PPTK untuk segera memperbaiki jalan MAN Sebukar tersebut.

“Jika tidak diperbaiki, kita akan laporkan kontraktor dan Dinas PUPR atau PPTK ke penegak hukum,” tutupnya.(Adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru