GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Kinerja Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh saat ini patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, pasca disidak jalan batu andesit depan Gedung Nasional yang rusak parah, langsung dilakukan pembongkaran dan diperbaiki.
Namun saat ini, warga juga meminta kepada Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh juga sidak melihat kondisi Bollard atau Bola yang ada disepanjang jalan pusat Kota Sungai Penuh. Pasalnya, Bollard yang ada disepanjang trotoar di pusat Kota Sungai Penuh, terlihat rapuh dan sebagian sudah di lobang dan ditempel. Bahkan, beberapa ada yang sudah patah dan mengelupas.
Seperti disampaikan Yudi, salah seorang aktivis Kerinci dan Sungai Penuh, dimana terlihat disepanjang jalan Gedung Nasional, batu-batu yang terpasang dari depan rumah dinas Wakil walikota – depan taman tugu 17, sudah banyak yang rusak dan berlobang. Untuk menutupi kerusakan, mereka mencoba menutupi dengan melakukan pengecatan bola menjadi warna emas.
“Iya, kemarin saya lewat di sana, batu yang di pasang sudah banyak yang berlobang dan rusak, dan ada yang sudah patah seperti didepan kantor Imigrasi. Padahal batu tersebut baru saja dipasang,” tegasnya.
Dia menyebutkan dengan adanya pemasangan Bollard, memang dari penglihatan sementara untuk mempercantik suasana ditengah Kota Sungaipenuh, namun pekerjaannya amburadul dan asal jadi. “Kita mempertanyakan kinerja Dinas PU Kota Sungaipenuh, sampai saat ini banyak pembangunan yang tidak sesuai atau amburadul,” ujarnya.
“Pada saat pertama kali dipasang, terlihat bukan baru dibuat akan tetapi kuat dugaan seperti beli bekas atau bola yang sudah beberapa tahun tidak laku. Karna, sudah banyak yang rusak dan mengelupas,” tambahnya.
Yudi minta Dewan untuk turun kelapangan melihat kondisi Bollard, jika terdapat banyak temuan, agar untuk diganti. “Ini dengan tujuan, agar Kota Sungai Penuh lenih indah dam cantik,” pungkasnya.(Adi)









