Kasus DBD Meningkat, Dinkes Kerinci Gerak Cepat Lakukan Fogging Dibeberapa Lokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Februari 2024 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mengambil langkah tegas dalam menghadapi ancaman penyakit pasca bencana banjir dan longsor.

Melalui Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor bidang kesehatan, mereka melakukan fogging massal sebagai langkah pencegahan terhadap kasus suspect Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit lainnya yang kerap muncul akibat musim hujan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci terdapat 21 kasus DBD di Kabupaten Kerinci selama Januari 2024.

Koordinator Satgas Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor, Hermendizal yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mengatakan di Kerinci saat ini terjadi peningkatan kasus DBD. Dengan adanya peningkatan kasus DBD ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mengambil langkah dengan melakukan fongging.

Hal ini merupakan upaya kewaspadaan terhadap kasus-kasus suspect DBD, diare akut, suspek dengue, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), dan penyakit lainnya yang mungkin berkembang pasca bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Mutu Dipertanyakan, Proyek Irigasi Rp12 Miliar Berpotensi Jadi Proyek Gagal

“Fogging demam berdarah dengue dilaksanakan di beberapa lokasi prioritas, termasuk di Desa Pulau Sangkar, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, kegiatan ini bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama di masa tanggap darurat seperti ini.” ungkap Hermendizal.

Fogging sendiri merupakan metode penyemprotan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa, yang merupakan vektor penular DBD. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama di masa-masa rawan seperti saat ini.

Selain fogging, Dinas Kesehatan Kerinci juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar rumah bagi daerah yang masih terdampak banjir dan segera membersihkan tempat tinggal dan lingkungan dari sisa – sisa kotoran banjir. “Kita juga melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara gotong royong di lingkungan masyarakat. Masyarakat juga diminta untuk mengkonsumsi air bersih dan makanan yang sehat dan bergizi,” sebutnya.

Baca Juga :  Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja. Diam Tertindas Atau Bangkit Melawan (Mahasiswa) ?

Kemudian masyarakat diminta untuk menerapkan prilaku hidup sehat dan bersih dalam kehidupan sehari-hari, serta memeriksa diri ke puskesmas atau pelayanan Kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan/gangguan kesehatan.

Sementara itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan, Hermizan yang turun langsung ke lokasi fogging, dimana disela-sela berlangsungnya kegiatan fogging Hermizan mengajak dan mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penularan penyakit.

“Selain fogging, kita juga perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat sebagai langkah preventif yang lebih utama,” tegas Hermizan.

Upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kerinci ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan masyarakat, khususnya di tengah kondisi darurat pasca bencana banjir dan longsor yang masih berlangsung.(adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru