Jalan Hiang Pungut Putus, Pj Bupati Kerinci Asraf : Alat Berat Segera Dikerahkan ke Lokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Pj Bupati Kerinci Asraf saat meninjau banjir beberapa waktu lalu

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sejak hari Rabu hingga Kamis (11/01/2024) malam ini, mengakibatkan beberapa Desa di wilayah Kerinci dan Sungaipenuh terkena banjir dan longsor.

Bukan hanya itu saja, bahkan informasi yang berhasil dihimpun bahwa juga terjadi jalan putus yakni jalan lintas Hiang – Pungut tepatnya di Desa Muara Air Dua, Kecamatan Sitinjau laut. Akibatnya, 6 Desa terisolir.

Mendapat informasi tersebut, Pj Bupati Kerinci, Asraf, menyatakan bahwa dirinya langsung berkoordinasi dengan PUPR Kerinci dan pihak terkait untuk secepatnya turun kelapangan mengatasi masalah tersebut. “Ya, hari ini kita kerahkan alat berat ke lokasi,” singkatnya.

Baca Juga :  Wabup Murison Tebar 2.000 Benih Ikan Semah di Sungai Batang Air Masgo, Dukung Program Bunga Desa

Ia juga menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap hati-hati dan berdoa semoga bencana ini secepatnya berlalu.

Untuk diketahui sebelumnya bahwa, berdasarkan informasi dati Mantan Ketua KPU Kerinci, Kumaini, yang melintas dijalan tersebut dikonfirmasi mengakui bahwa telah terjadi jalan putus yakni jalan Hiang Pungut setelah derasnya air sungai yang menghantam jalan tersebut. “Ya jalan putus, tepatnya di Desa Muara Air Dua Sitinjau Laut,” bebernya.

Baca Juga :  Tumpah Ruah Yasinan Rutin di Kediaman Murison

Akibat dari putusnya jalan tersebut, 6 Desa menjadi terisolir. Akses perekonomian dan aktivitas masyarakat sekitar lumpuh dikarenakan sudah tidak bisa dilalui kendaraan baik roda Dua maupun roda Empat. “6 Desa yang terisolasi tersebut yakni 3 Desa di Pungut dan 3 Desa di Renah Pemetik,” ungkapnya.

Masyarakat sekitar berharap, adanya penanganan yang cepat dari Pemerintah Daerah dan instansi terkait agar jalan tersebut bisa dilalui kembali. “Karna ini jalan satu-satunya yang digunakan masyarakat dalam akses perekonomian dan beraktivitas,” pungkasnya.(adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru