Fikar Azami dan Yos Adrino Angkat Bicara Soal Penghadangan Yang Berujung Bentrok

- Jurnalis

Sabtu, 14 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Pasca penghadangan yang dialami Paslon Walikota dan Wakil Walikota, Fikar Azami-Yos Adrino di Kecamatan Koto Baru, Kamis (12/11) kemarin, Paslon Nomor urut 2 Fikar-Yos angkat bicara.

Menanggapi hal tersebut, Calon Wali Kota Sungai Penuh, Fikar Azami, mengatakan bahwa paslon nomor urut 2 Fikar – Yos mengecam keras aksi penghadangan di Kecamatan Koto Baru oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan jatuhnya banyak korban dari simpatisan dan pendukung Fikar – Yos, yang disebabkan serangan lemparan batu.

Atas kejadian itu, paslon dengan Visi Kota Sungai Penuh Madani ini berharap, semoga ini menjadi kejadian yang terakhir, dan jangan lagi ada korban. Fikar – Yos berharap, aparat keamanan dapat mengusut tuntas dan menindak tegas semua pelaku kekerasan yang telah mencoreng demokrasi.

“Marilah kita berdemokrasi dengan bijak dan penuh kedewasaan. Demokrasi tidak perlu dihadapi dengan kekerasan, biarkan masyarakat menentukan pilihannya sendiri jangan diintimidasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Hanya Fikar-Yos Prioritaskan RPT, Warga : Kita Menangkan Nomor 2 yang Sudah Memikirkan Masa Depan Kita

Dikatakan Fikar bahwa, untuk tim dan simpatisan seluruh calon, silahkanlah mengkampanyekan calon masing -masing dengan cara yang terhormat, tanpa harus mencaci maki dan tanpa harus bertindak premanisme.

“Kita semua bersaudara apapun suku, agama dan asal kita, kita semua adalah masyarakat Kota Sungai Penuh. Kami mengajak seluruh masyarakat, mari kita ciptakan pilkada yang aman dan damai,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Calon Wakil Walikota, Yos Adrino. Dia menambahkan, bahwa dirinya sangat menyayangkan dengan adnya penghadangan yang berujung kontak fisik tersebut. Menurut dia, dalam berdemokrasi dan suksesi pilkada, kampanye sudah sudah diatur oleh UU. Dengan adanya penghadangan di Kecamatan Koto Baru dan tempat lain, Yos menilai sangat tidak etis dalam berpolitik.

“Kita tetap menghimbau kepada semua simpatisan Fikar-Yos tidak mengikuti cara yang demikian. Itu sudah terbukti, saat paslon nomor urut 1 berkampanye di kecamatan atau desa basis Fikar-Yos aman-aman saja dan tidak ada penghadangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mayor Inf (Purn) Liswar Komandoi Tim Pemenangan AZ-FER

Seperti di Kecamatan Sungai Bungkal, Kecamatan Kumun Debai, Kecamatan Sungai Penuh, masyarakat bisa melihat aman-aman saja dan tidak ada penghadangan sama sekali. Termasuk di Kecamatan Tanah Kampung, juga belum terjadi penghadangan,” sambung Yos.

Begitupun dengan Pesisir Bukit, dirinya memiliki hubungan darah dengan Pesisir Bukit, karena kakeknya berasal dari Pesisir Bukit, yakni H Muchtaruddin gelar Depati Mandaro Gedang (nyantan gdea). Oleh sebab itu, dia tidak percaya jika masyarakat Pesisir Bukit berbuat begitu (penghadangan,red), pasti ada oknum yang sengaja memprovokasi dan memanfaatkan situasi untuk penghadangan terhadap Fikar-Yos.

“Saat kita blusukan dan bertemu dengan masyarakat Koto Bento, Koto Tengah dan Koto Lolo, semua masyarakat menyambut baik kedatangan kami untuk bersilaturrahmi. Untuk itu, dirinya menghimbau agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu yang bermaksud untuk memprovokasi dan merusak tatanan sosial ditengah masyarakat,” terangnya.(***)

Berita Terkait

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Rabu, 30 September 2026 - 15:05 WIB

Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Berita Terbaru