GLOBALJAMBI.CO.ID – Ramadan kembali menghadirkan ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekhidmatan, Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Nurul Ikhlas, Desa Pematang Lingkung, Kecamatan Batang Merangin, Selasa (3/3/2026).
Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. Kehadiran jajaran perangkat daerah dan tokoh masyarakat semakin menguatkan nuansa silaturahmi. Sejak awal, agenda ini tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan dan mendengar aspirasi warga secara langsung.
Pererat Silaturahmi, Hadirkan Kepedulian Nyata
Sejak sore hari, masyarakat memadati masjid dengan antusias. Bupati Monadi menyapa warga satu per satu, berdialog, sekaligus menyerap masukan terkait kebutuhan desa. Karena itu, Safari Ramadhan kali ini terasa lebih hidup dan penuh interaksi.
Selain mempererat ukhuwah, pemerintah daerah juga menghadirkan kepedulian sosial secara konkret. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kerinci menyalurkan santunan kepada 20 warga kurang mampu. Bantuan tersebut langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan, sehingga Ramadan terasa lebih bermakna.
Selanjutnya, dukungan terhadap sarana ibadah juga mengalir. Bank Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan sebesar Rp10.000.000 untuk Masjid Nurul Ikhlas. Dana itu akan mempercepat pembangunan serta meningkatkan fasilitas masjid agar jamaah semakin nyaman dalam beribadah.
“Terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Desa Pematang Lingkung. Safari Ramadhan ini menjadi momen penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat,” tegas Bupati Monadi.
Hadapi Tantangan Anggaran, Perkuat Program Prioritas
Namun demikian, Bupati Monadi juga mengingatkan tantangan yang sedang dihadapi pemerintah daerah. Saat ini, pemerintah kabupaten harus menyesuaikan program dengan kebijakan efisiensi anggaran. Oleh sebab itu, setiap perangkat daerah harus merancang kegiatan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fokus pada program prioritas. Pemerintah kabupaten akan mengarahkan anggaran pada sektor yang benar-benar mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung masyarakat Kerinci.
Dorong Jalan Usaha Tani dan Produktivitas Petani
Sebagai langkah konkret, pemerintah kabupaten memprioritaskan pembangunan jalan usaha tani. Infrastruktur tersebut akan memperlancar distribusi hasil panen sekaligus menekan biaya angkut petani. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan secara berkelanjutan.
Selain memperbaiki akses, pemerintah juga terus mendorong kolaborasi antarinstansi agar pembangunan berjalan lebih cepat dan efisien. Upaya ini sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian Kerinci di tingkat regional.
Tata Kelola Sampah Lebih Responsif
Di sisi lain, pemerintah kabupaten menaruh perhatian serius terhadap persoalan sampah. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, pemerintah akan mendelegasikan sebagian kewenangan pengelolaan sampah kepada pihak kecamatan. Langkah ini memungkinkan respons yang lebih cepat dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap kebersihan lingkungan terjaga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Komoditas Jagung
Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten juga memperkuat strategi ketahanan pangan. Pengembangan komoditas jagung menjadi salah satu fokus utama. Melalui program ini, pemerintah ingin memperluas peluang usaha, meningkatkan nilai tambah pertanian, sekaligus menjaga stabilitas pangan lokal.
Karena itu, pemerintah akan menggandeng kelompok tani dan penyuluh pertanian agar pengembangan jagung berjalan terarah dan menghasilkan produksi yang optimal.
Safari Ramadhan Jadi Ruang Dialog dan Aksi Nyata
Pada akhirnya, Safari Ramadhan 1447 H tidak berhenti pada seremoni semata. Pemerintah memanfaatkan agenda ini sebagai ruang dialog terbuka sekaligus wadah memperkuat sinergi. Melalui komunikasi langsung, pemerintah dan masyarakat dapat menyatukan langkah untuk membangun Kerinci yang lebih maju.
Di tengah lantunan doa dan kebersamaan berbuka puasa, semangat gotong royong semakin terasa. Pesan pembangunan berpadu dengan nilai-nilai keagamaan, sehingga tekad untuk mewujudkan Kerinci yang berdaya saing, maju, dan sejahtera semakin kokoh dari waktu ke waktu.









