Proyek Pengaspalan Rp 28 Milliar di Kerinci Rusak Parah

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) di Kabupaten Kerinci tengah berada di bawah lampu sorot publik. Harapan akan jalan berkualitas justru berubah menjadi kecemasan, setelah proyek pengaspalan ruas jalan Batu Hampar – Sungai Betung Mudik–Siulak Deras senilai Rp28 miliar diduga dikerjakan tanpa mengindahkan kaidah teknis dasar konstruksi.

Proyek sepanjang 9,9 kilometer yang berada di bawah kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jambi ini dikerjakan oleh PT Air Tenang. Ironisnya, meski masa kontrak belum sepenuhnya berakhir, tanda-tanda kerusakan awal sudah mulai terlihat di sejumlah titik badan jalan.

Sorotan paling keras datang dari pola kerja kontraktor yang dinilai lebih mementingkan kejar target dibanding mutu. Di lapangan, aktivitas pengaspalan disebut tetap berlangsung meski hujan turun, sebuah praktik yang dalam dunia konstruksi dikenal sebagai pantangan keras.

Baca Juga :  Gebyar Paud Kerinci Berlangsung Semarak, Bupati Kerinci Monadi: Langkah Kecil Menuju Generasi Emas

Dikejar Waktu, Aspal Dipaksakan Saat Hujan kata salah seorang warga setempat, ia menilai pengerjaan proyek ini terkesan terburu-buru menjelang akhir tahun. Menurutnya, pekerjaan dilakukan hingga malam hari tanpa mempertimbangkan faktor cuaca dan kondisi alam.

“Kami melihat sendiri pengaspalan tetap berjalan meskipun hujan. Tidak ada jeda, tidak ada penyesuaian. Yang penting selesai sebelum tutup tahun,” ujarnya.

Kesaksian serupa datang dari warga lain. Ia mengaku menyaksikan langsung pengaspalan yang tetap dipaksakan dalam kondisi hujan deras.

“Aspal tetap digelar walaupun hujan turun. Ini yang kami khawatirkan, karena dampaknya pasti cepat rusak,” katanya, belum lama ini.

Secara teknis, pengaspalan dalam kondisi basah berisiko tinggi menyebabkan stripping, menurunkan kepadatan lapisan, serta mempercepat munculnya retak dan lubang. Kerusakan dini nyaris tak terhindarkan jika prosedur ini dibiarkan.

Baca Juga :  Bank Jambi Dorong Aksi Nyata Atasi Kemiskinan dan Stunting

Selain soal cuaca, hasil penelusuran lapangan juga memunculkan dugaan penyimpangan spesifikasi teknis.

Di tengah berbagai temuan dilapangan, publik justru mempertanyakan peran konsultan pengawas: PT Indah Bangunan Nagara Consultant KSO, PT Ceriatama Nusawidya Consult, dan PT Arkade Gahana Konsultan. Ketiganya dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan secara tegas, terutama saat pengaspalan tetap dilakukan di tengah hujan.

Jalan Inpres ini sejatinya dirancang sebagai urat nadi ekonomi masyarakat Kerinci. Namun, jika mutu dikorbankan demi mengejar tenggat, proyek bernilai puluhan miliar rupiah itu justru berisiko menjadi contoh kegagalan konstruksi yang meninggalkan beban jangka panjang bagi warga.(Adi)

Berita Terkait

LSM Semut Merah Soroti Dugaan Nepotisme dan Anggaran KDMP Rp80 Miliar di Kerinci-Sungai Penuh
Beasiswa Kerinci Cerdas Dibuka, Monadi Siapkan Generasi Qur’ani
Wabup Murison Sidak Pasar Senen Siulak, Pemkab Kerinci Gelar Operasi Pangan Murah
Monadi Dukung Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII, Perkuat Akses Warga Kerinci
Bupati Kerinci Sambangi BPJN Jambi, Usulkan Penanganan Jalan Pelompek–Pauh Tinggi
Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan
Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

LSM Semut Merah Soroti Dugaan Nepotisme dan Anggaran KDMP Rp80 Miliar di Kerinci-Sungai Penuh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Beasiswa Kerinci Cerdas Dibuka, Monadi Siapkan Generasi Qur’ani

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Wabup Murison Sidak Pasar Senen Siulak, Pemkab Kerinci Gelar Operasi Pangan Murah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Monadi Dukung Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII, Perkuat Akses Warga Kerinci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan

Berita Terbaru