Kontrak Politik AL-AZHAR dengan Koalisi Partai Beredar, Jargon Juara Ternodai

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH- Diduga, Kontrak politik antara Alfin dan Azhar Hamzah (AL-AZHAR) calon walikota dan wakil walikota Sungaipenuh 2024-2029 dengan Koalisi Partai Pengusung, beredar.

Inilah 3 poin penjanjian dan kontrak politik antara Al-Azhar dengan lima Partai pengusung yang beredar, yang diketahui oleh masing-masing ketua Parpol dan ketua Koalisi Partai, yakni:

  1. Dalam penyusunan struktur OPD/SKPD akan melibatkan Tim Koalisi dan menyanggupi dan memenuhi 9 (sembilan) eselon II dan diusulkan oleh Koalisi Partai pengusung, serta 18 (delapan belas) untuk jabatan eselon III.
  2. Mengakomodir penerimaan karyawan/karyawati PDAM TIRTA KHAYANGAN sebanyak 9 (sembilan) orang.
  3. Mengakomodir dan merealisasikan pekerjaan belanja modal sebanyak 5 persen dari APBD kota Sungaipenuh, setiap tahunnya.
Baca Juga :  Padat Merayap, Ribuan Warga Kayu Aro Buktikan Kekompakan Bersama Monadi - Murison sang Pejuang Petani

Dengan beredarnya kontrak politik ini, secara otomatis sangat jelas, arah dan kebijakan yang akan diambil nantinya dibawah tekanan dan kepentingan Partai. Sehingga, dapat diprediksi, kalau Al-Azhar jadi pemimpin kedepan, Jorgan Jujur, Adil dan Sejahtera (Juara) akan tinggal kenangan.

“Kalau memang ini benar, saya sangat kecewa dengan Paslon Alfin-Azhar, bagaimana ingin membentuk pemerintahan yang bersih. Kalau jatah untuk Partai koalisi sudah dibagikan sebelum disahkan”, ungkap M. Hadil, salah seorang masyarakat kota Sungaipenuh dengan nada kecewa.

Lebih jauh dia memaparkan, kalau memang ada kontrak ini sangat Naif. Sehingga, pemerintahan yang dijanjikan bersih akan ternodai. Sehingga dia pesimis Jorga Juara bisa terwujud.

Baca Juga :  Dipo, DEJ, Pusri, dan Zulhelmi Bertemu, Sepakat Sungai Penuh Harus Lebih Baik Lagi

“Kalau sudah ada kontrak politik begini, tentu pemerintahan Al-Azhar akan dikendalikan oleh Partai pengusung, ditambah lagi kepentingan Timses dan Tim pemenangan yang akan meminta jatah. Allahhua’lam pemerintahan yang Jujur, Adil dan Sejahtera bisa terwujud”, tuturnya.

Untuk diketahui, Pasangan calon walikota dan wakil walikota Al-Azhar, diusung oleh Lima Partai Politik Koalisi, yang diketahui oleh ketua Partai Pengusung dan ketua Tim Koalisi Partai. Dengan rincian, PAN 3 Kursi, Partai Gerindra 2 Kursi, Partai Hanura 1 Kursi, Partai Nasdem 2 Kursi dan PKB 1 Kursi. (*)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Berita Terbaru