GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh beberapa hari terakhir ini, membuat Ribuan rumah yang ada di Kerinci dan Sungai Penuh terendam banjir.
Bukan hanya itu saja, akan tetapi juga dibeberapa titik jalan Nasional dan Kabupaten mengalami longsor dan juga terendam banjir. Seperti jalan Tanah Kampung dan Debai yang merupakan jalan penghubung warga Kerinci wilayah Hilir menuju Sungai Penuh, nyaris lumpuh terendam banjir.
Pantauan di lapangan di jalan lintas tepatnya di Jembatan Layang Tanah Kampung menuju Sungai Penuh, banjir sudah hampir seukuran pinggang orang Dewasa, jika nekat lewat menggunakan mobil, mengakibatkan banyak Mobil dan motor yang mati mesin ditengah jalan yang terendam banjir. “Bahkan di simpang Tanah Kampung sudah dibuat papan himbauan, maaf tidak bisa lewat, jalan digenangi banjir,” ungkap Jon.

Kondisi yang sama juga terjadi di jalan Debai menuju Sungai Penuh yang nyaris lumpuh, banyak mobil dan motor terpaksa putar arah karna takut melintas. Jika nekat lewat, beberapa diantaranya mesin kendaraan mati, dan beberapa mobil nyaris masuk sawah dikarenakan jalan yang sudah tidak nampak lagi.
Bahkan juga terlihat Ratusan kendaraan hingga 1 kilometer antri melintasi jalan yang terendam banjir. Motor yang nekat melintasi banjir pun mogok, karena ketinggian air mencapai 1 Meter.
“Banjir lah makin parah di kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, jalan pun dak bisa dilewati lagi. Ini termasuk banjir yang paling parah,” ungkap Ilham salah seorang warga Sungai Penuh.

Pasalnya sambung Ilham, kondisi Dua jalan utama menuju pusat perkotaan di Kota Sungai Penuh sudah hampir nyaris lumpuh. “Bagi warga wilayah Hilir yang mau menuju Sungai Penuh, sebaiknya lebih memilih jalan Jujun menuju Tanjung Pauh dan Kumun,” ucapnya.
Ia sangat berharap dan memohon doa kepada seluruh warga Kerinci dan Sungai Penuh, agar bencana ini secepatnya berlalu dan kembali normal seperti biasanya.(adi)









