Fantastis, Putra Kerinci jadi Profesor Pertama Konseling Trauma di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Januari 2023 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Prof. Ifdil, S.H.I., S.Pd., M.Pd., Ph.D., Kons, terhitung 01 Desember 2022 resmi menjadi Profesor pertama Konseling Trauma di Indonesia. Selain itu, ia juga menjadi Profesor termuda bidang Bimbingan dan Konseling di Indonesia.

Prestasi akademik tertinggi yang diraih Prof. Ifdil, terbilang sangat istimewa, karena berhasil diraihnya dalam usia yang relatif muda, 40 tahun. Di samping menjadi Profesor termuda di bidang Bimbingan Konseling dan Profesor pertama Konseling Trauma di Indonesia, untuk di Kabupaten Kerinci dan Provinsi Jambi, Ifdil, Juga diketahui merupakan Profesor termuda saat ini.

Anak muda dengan jabatan Staf Ahli Rektor Universitas Negeri Padang ini, menyampaikan bahwa temuan yang mengantarkannya meraih gelar Profesor ini adalah Perceptual Light Technique (IPLT) yang merupakan salah satu treatment untuk menghilangkan trauma, phobia dan masalah yang relevan dengan cepat.

Profesor kelahiran Sebukar Kerinci ini memang dikenal sangat produktif, ia telah memiliki banyak karya yang telah terpublikasi secara internasional. Suami Beti Gusmaliza ini tercatat sebagai akademisi bidang Bimbingan Konseling yang memiliki publikasi bereputasi Internasional terbanyak di Indonesia di Bidang Bimbingan dan Konseling. Untuk menjadi Profesor itu sudah cukup dengan satu scopus (jurnal Bereputasi). Sedangkan Prof Ifdil telah memiliki H-Index Scopus 8 dengan total publikasi 59 Naskah di Scopus dengan total sitasi 201.

Baca Juga :  Anggota Satgas TMMD Awasi Alat Berat Bekerja Demi Keselamatan Warga

Selain memiliki banyak karya bereputasi Internasional, anak muda yang pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Publikasi, HKI, dan LPPM Universitas Negeri Padang ini juga memiliki banyak karya ilmiah yang tercatat di Scholar Google. Karya ilmiah Prof Ifdil di Scholar Google sedikitnya telah dikutip lebih dari 4298 kali, dengan H-Index 31 , i-Index 10 77.

Tak tanggung-tanggung, Profesor muda yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Southeast Asia Mental Health and Counseling Association (SAMHCA) ini diketahui memegang Kekayaan Intelektual Hak Cipta lebih dari 15 buah, dan satu paten sederhana yang terdaftar. Hingga saat ini, Profesor dengan predikat sebagai salah satu 500 Top Peneliti Indonesia ini sangat aktif melakukan penelitian penelitian akademis, yang membuat dirinya banyak mendapatkan dana riset nasional.

Prof Ifdil menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut mengantarkannya hingga bisa mendapatkan gelar Profesor ini. “Terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang satu persatu tidak bisa disebutkan. Orang-orang yang telah berbuat sehingga saya bisa meraih profesor, semoga menjadi amal ibadah hendaknya,” ungkap Sekretaris Jenderal Ikatan Konselor Indonesia ini.

Baca Juga :  Harapan Baru dari Sungai Abu, Ratusan Siswa Terima Bantuan Pendidikan Menjelang Tahun Ajaran Baru

Selain itu, ia menyampai rasa syukur yang mendalam, atas keberhasilan yang telah diraih. “Bahagia tidak ditandai dengan apa yang terlihat. Tapi bahagia ada di dalam hati, dan seberapa besar rasa syukur yang kita miliki,” tukas pencipta lagu konselor ku dan lagu hymne Ikatan Konselor Indonesia ini.

Ia berharap dukungan dan doa, agar gelar akademik tertinggi yang ia peroleh saat ini dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi semua masyarakat di Kerinci, Jambi, Sumatera Barat, Indonesia pada umumnya dan Dunia. “Tentu saya sangat mengharapkan doa dan dukungan agar capaian ini dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan, kemudian bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara,” kata Prof Ifdil dihubungi via seluler di sela-sela kunjungannya ke beberapa Negara Eropa, dalam rangka kerjasama riset ke berbagai universitas di Belanda, Jerman, dan Perancis serta agenda akademik lainnya. (Nop)

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?
Ini Perkiraan Harga Tiket Batik Air Muara Bungo–Jakarta
Batik Air Rute Muaro Bungo–Jakarta Resmi Dimulai, Ini Jadwalnya Hingga Jumlah Penumpang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Berita Terbaru