GLOBALJAMBI.CO.ID – Mobil listrik kini mulai menarik perhatian masyarakat di Kerinci dan Sungai Penuh. Selain menawarkan biaya perjalanan yang lebih hemat, kendaraan listrik juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan modern.
Namun, kondisi jalan di wilayah Kerinci berbeda dengan daerah perkotaan biasa. Jalur tanjakan panjang, tikungan tajam, serta cuaca dingin di kawasan pegunungan membuat pengguna mobil listrik perlu memahami cara berkendara yang tepat agar baterai tetap awet dan daya tahan kendaraan tetap optimal.
Karena itu, pengendara perlu menerapkan beberapa tips penting supaya mobil listrik tetap hemat energi saat melintasi rute Kerinci – Jambi maupun Kerinci – Padang.
Gunakan Mode Eco Saat Melintasi Jalan Panjang
Mode Eco membantu mobil listrik menghemat konsumsi daya baterai. Selain itu, fitur ini juga membuat distribusi tenaga menjadi lebih stabil sehingga mobil tetap nyaman digunakan di jalan menanjak.
Pengguna mobil listrik di Kerinci sebaiknya mengaktifkan Mode Eco saat melewati jalur panjang seperti Sungai Penuh menuju Bangko atau Padang. Dengan cara tersebut, baterai dapat bertahan lebih lama selama perjalanan.
Di sisi lain, pengendara juga perlu menjaga kecepatan tetap stabil. Sebab, akselerasi mendadak sering membuat konsumsi daya meningkat lebih cepat.
Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak di Jalur Tanjakan
Jalur pegunungan Kerinci memiliki banyak tikungan dan tanjakan curam. Karena itu, pengendara perlu mengatur gaya berkendara dengan lebih halus.
Akselerasi agresif membuat motor listrik bekerja lebih berat sehingga baterai cepat berkurang. Selain itu, pengereman mendadak juga mengurangi efisiensi perjalanan.
Sebaliknya, pengendara sebaiknya memanfaatkan fitur regenerative braking. Teknologi ini membantu mengisi ulang daya baterai saat mobil melakukan perlambatan.
Dengan teknik tersebut, mobil listrik bisa tetap hemat energi meski melewati jalan menurun dan berliku.
Perhatikan Tekanan Ban dan Beban Kendaraan
Banyak pengguna mobil sering mengabaikan tekanan ban. Padahal, ban yang kurang angin membuat mobil bekerja lebih berat dan menguras daya baterai lebih cepat.
Karena itu, pengendara perlu rutin memeriksa tekanan ban sebelum melakukan perjalanan jauh dari Sungai Penuh menuju Jambi atau Padang.
Selain itu, hindari membawa barang berlebihan di dalam mobil. Beban yang terlalu berat membuat konsumsi energi meningkat, terutama saat melewati tanjakan panjang di wilayah perbukitan Kerinci.
Cari Lokasi Charging Station Sebelum Berangkat
Saat ini, stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU mulai berkembang di beberapa wilayah Sumatera. Meski begitu, jumlahnya belum sebanyak SPBU biasa.
Karena itu, pengguna mobil listrik wajib merencanakan perjalanan lebih matang. Pastikan baterai terisi penuh sebelum berangkat dari Sungai Penuh.
Selain itu, pengendara juga perlu mengetahui titik charging station yang tersedia di sepanjang jalur menuju Kota Jambi maupun Padang agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Cuaca Dingin Kerinci Bisa Pengaruhi Performa Baterai
Suhu dingin di kawasan pegunungan Kerinci juga dapat memengaruhi performa baterai mobil listrik. Karena itu, pengendara perlu menjaga kondisi baterai tetap optimal.
Sebaiknya, mobil tidak terlalu lama parkir dalam kondisi baterai sangat rendah. Selain itu, pengguna juga perlu melakukan pengisian daya secara rutin agar performa kendaraan tetap stabil.
Kini, mobil listrik semakin cocok digunakan di Kerinci dan Sungai Penuh. Selain hemat biaya perjalanan, kendaraan listrik juga menawarkan kenyamanan tinggi untuk perjalanan harian maupun perjalanan lintas kota.
Dengan penggunaan yang tepat, mobil listrik mampu menjadi solusi transportasi modern yang efisien, ramah lingkungan, dan nyaman untuk kondisi jalan pegunungan di wilayah Kerinci.









