Aktivis Muda Kerinci dan Kota Sungai Penuh Angkat Bicara Masalah Kondisi Jalan Nasional Leter W

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2019 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Fhoto Kondisi Jalan Nasional Leter W

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Kondisi jalan Sungai Penuh- Leter W yang merupakan proyek Preservasi yang dilaksanakan BPJN di Kerinci, terus menuai polemik.

Kondisi jalan yang demikian tentunya bakal menjadi batu ganjaran dan merusak nama baik Kerinci dan Sungai Penuh sebagai ikon pariwisata Provinsi Jambi, serta bisa jadi batu sandungan bagi Kerinci dan Sungai Penuh yang masuk dalam rute Tour de Singkarak.

Sejumlah anggota DPRD Kerinci dan Sungai Penuh yang memprotes kerusakan jalan dengan nilai Rp 16,2 milyar yang baru seumur jagung.

Tidak hanya anggota DPRD Kerinci dan Sungai Penuh saja, tapi sejumlah aktivis Kerinci dan Sungai Penuh juga angkat bicara tentang permasalahan ini meminta kepada Pemkab Kerinci dan Sungai Penuh bersikap tegas, terutama terhadap kontraktor pelaksana dan BPJN untuk melaksanakan Preservasi Jalan Sungai Penuh-Leter W.

Baca Juga :  Blusukan dan Kampanye AZ-FER di Rawang, kembali di Banjiri Massa

“Kami tidak paham dengan material jalan, bagus atau tidak nya, namun yang kita mau jalan bagus. Jangan sampai nama kerinci rusak pas even Tour de singkarak, dan Festival Kerinci nantinya yang dikunjungi turis dari dalam maupun luar daerah,”ungkap Adlin Aktivis Muda Kerinci.

Untuk itu, dia berharap pemkab dan DPRD Kerinci bisa bersikap tegas kepada pihak ketiga selaku pelaksana maupun pihak BPJN selaku pengelola.

Baca Juga :  Dari Kita Untuk Mereka, Sebukar Berbagi

“Meski pembangunannya dari dana APBN, tapi dibangun di wilayah kita. Jika tidak disikapi nama daerah kita juga yang rusak nantinya,”terangnya.

Hal yang hampir sama disampaikan tokoh muda Kota Sungai Penuh, Laksa yang juga mempertanyakan permasalahan ini ke Pemkot Sungai Penuh dan DPRD Sungai Penuh untuk merekomendasikan dan mendesak pihak ketiga dan BPJN untuk memperbaiki kondisi jalan.

“Jika alasannya jalan retak karena adanya pipa air warga di bawah jalan, harusnya pihak ketiga bisa mengantisipasinya,”tegasnya.(*)

Berita Terkait

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!
Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting
Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok
Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri
Rapat DPRD, Wabup Murison Jawab DPRD Soal LKPJ 2025
DPRD Kerinci Soroti LKPJ 2025, Fokus Layanan dan Infrastruktur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:56 WIB

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027

Sabtu, 11 April 2026 - 19:54 WIB

Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Kamis, 9 April 2026 - 16:04 WIB

Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok

Rabu, 8 April 2026 - 16:41 WIB

Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:56 WIB