Aktivis Muda Kerinci dan Kota Sungai Penuh Angkat Bicara Masalah Kondisi Jalan Nasional Leter W

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Fhoto Kondisi Jalan Nasional Leter W

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Kondisi jalan Sungai Penuh- Leter W yang merupakan proyek Preservasi yang dilaksanakan BPJN di Kerinci, terus menuai polemik.

Kondisi jalan yang demikian tentunya bakal menjadi batu ganjaran dan merusak nama baik Kerinci dan Sungai Penuh sebagai ikon pariwisata Provinsi Jambi, serta bisa jadi batu sandungan bagi Kerinci dan Sungai Penuh yang masuk dalam rute Tour de Singkarak.

Sejumlah anggota DPRD Kerinci dan Sungai Penuh yang memprotes kerusakan jalan dengan nilai Rp 16,2 milyar yang baru seumur jagung.

Tidak hanya anggota DPRD Kerinci dan Sungai Penuh saja, tapi sejumlah aktivis Kerinci dan Sungai Penuh juga angkat bicara tentang permasalahan ini meminta kepada Pemkab Kerinci dan Sungai Penuh bersikap tegas, terutama terhadap kontraktor pelaksana dan BPJN untuk melaksanakan Preservasi Jalan Sungai Penuh-Leter W.

Baca Juga :  Kereta Tua Super Juara, Sapu Bersih Depati CUP U-45 Se-Sumbagsel 2026

“Kami tidak paham dengan material jalan, bagus atau tidak nya, namun yang kita mau jalan bagus. Jangan sampai nama kerinci rusak pas even Tour de singkarak, dan Festival Kerinci nantinya yang dikunjungi turis dari dalam maupun luar daerah,”ungkap Adlin Aktivis Muda Kerinci.

Untuk itu, dia berharap pemkab dan DPRD Kerinci bisa bersikap tegas kepada pihak ketiga selaku pelaksana maupun pihak BPJN selaku pengelola.

Baca Juga :  Giliran Keluarga Depati Timah Daro Gedang Rawang, Nyatakan Sikap Dukung Fikar-Yos

“Meski pembangunannya dari dana APBN, tapi dibangun di wilayah kita. Jika tidak disikapi nama daerah kita juga yang rusak nantinya,”terangnya.

Hal yang hampir sama disampaikan tokoh muda Kota Sungai Penuh, Laksa yang juga mempertanyakan permasalahan ini ke Pemkot Sungai Penuh dan DPRD Sungai Penuh untuk merekomendasikan dan mendesak pihak ketiga dan BPJN untuk memperbaiki kondisi jalan.

“Jika alasannya jalan retak karena adanya pipa air warga di bawah jalan, harusnya pihak ketiga bisa mengantisipasinya,”tegasnya.(*)

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan IRH 2026 Predikat Istimewa dari Kementerian Hukum Jambi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru