Aktivis Muda Kerinci dan Kota Sungai Penuh Angkat Bicara Masalah Kondisi Jalan Nasional Leter W

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Fhoto Kondisi Jalan Nasional Leter W

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Kondisi jalan Sungai Penuh- Leter W yang merupakan proyek Preservasi yang dilaksanakan BPJN di Kerinci, terus menuai polemik.

Kondisi jalan yang demikian tentunya bakal menjadi batu ganjaran dan merusak nama baik Kerinci dan Sungai Penuh sebagai ikon pariwisata Provinsi Jambi, serta bisa jadi batu sandungan bagi Kerinci dan Sungai Penuh yang masuk dalam rute Tour de Singkarak.

Sejumlah anggota DPRD Kerinci dan Sungai Penuh yang memprotes kerusakan jalan dengan nilai Rp 16,2 milyar yang baru seumur jagung.

Tidak hanya anggota DPRD Kerinci dan Sungai Penuh saja, tapi sejumlah aktivis Kerinci dan Sungai Penuh juga angkat bicara tentang permasalahan ini meminta kepada Pemkab Kerinci dan Sungai Penuh bersikap tegas, terutama terhadap kontraktor pelaksana dan BPJN untuk melaksanakan Preservasi Jalan Sungai Penuh-Leter W.

Baca Juga :  Breaking News !!! Lebih 24 Jam Mendaki Gunung Kerinci Tanpa Tenda, WNA Asal Uruguay Hingga Saat ini Tanpa Kabar

“Kami tidak paham dengan material jalan, bagus atau tidak nya, namun yang kita mau jalan bagus. Jangan sampai nama kerinci rusak pas even Tour de singkarak, dan Festival Kerinci nantinya yang dikunjungi turis dari dalam maupun luar daerah,”ungkap Adlin Aktivis Muda Kerinci.

Untuk itu, dia berharap pemkab dan DPRD Kerinci bisa bersikap tegas kepada pihak ketiga selaku pelaksana maupun pihak BPJN selaku pengelola.

Baca Juga :  Terbengkalai, Mess Kerinci di Jambi Akan Direnovasi di Bawah Kepemimpinan Monadi - Murison

“Meski pembangunannya dari dana APBN, tapi dibangun di wilayah kita. Jika tidak disikapi nama daerah kita juga yang rusak nantinya,”terangnya.

Hal yang hampir sama disampaikan tokoh muda Kota Sungai Penuh, Laksa yang juga mempertanyakan permasalahan ini ke Pemkot Sungai Penuh dan DPRD Sungai Penuh untuk merekomendasikan dan mendesak pihak ketiga dan BPJN untuk memperbaiki kondisi jalan.

“Jika alasannya jalan retak karena adanya pipa air warga di bawah jalan, harusnya pihak ketiga bisa mengantisipasinya,”tegasnya.(*)

Berita Terkait

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru