GLOBALJAMBI.CO.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kerinci terus mendorong transformasi digital melalui inovasi layanan berbasis teknologi. Salah satu inovasi yang kini mendapat perhatian berbagai daerah ialah aplikasi SIMPERS atau Sistem Informasi Manajemen Pers.
Melalui aplikasi tersebut, Diskominfo Kabupaten Kerinci mempermudah proses kerjasama media secara cepat, praktis, dan transparan. Karena itu, sejumlah pemerintah daerah mulai mempelajari sistem tersebut sebagai referensi pengelolaan kerjasama media yang modern dan akuntabel.
Aplikasi SIMPERS mulai berjalan sejak tahun 2023. Sejak saat itu, layanan administrasi media berubah lebih efisien karena seluruh proses berlangsung secara online.
Wartawan Kini Urus Kerjasama Media Lewat Handphone
Sebelumnya, wartawan harus datang langsung ke kantor Diskominfo untuk menyerahkan berkas dan mengurus administrasi kerjasama media. Namun kini, para awak media cukup menggunakan handphone dari rumah masing-masing.
Melalui SIMPERS, wartawan dapat mengajukan permohonan kerjasama media, mengunggah dokumen administrasi, hingga mengajukan tagihan berita yang telah tayang di media masing-masing.
Selain itu, sistem digital tersebut membantu wartawan yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kerinci. Dengan begitu, mereka dapat menghemat waktu, biaya perjalanan, serta mempercepat proses administrasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kerinci, Yuldi Candra, menegaskan bahwa SIMPERS hadir untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada insan pers.
“Melalui aplikasi SIMPERS ini kami ingin memberikan kemudahan kepada rekan-rekan media. Seluruh proses mulai dari pengajuan kerjasama hingga pengajuan tagihan dapat dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor. Cukup melalui handphone dari mana saja, semua layanan bisa diakses dengan cepat dan praktis,” ujarnya.
SIMPERS Hadirkan Transparansi Anggaran Publikasi
Tidak hanya mempermudah administrasi, aplikasi SIMPERS juga menghadirkan transparansi dalam pengelolaan anggaran kerjasama media.
Diskominfo Kabupaten Kerinci menyediakan fitur pemantauan anggaran yang memungkinkan media melihat proses pengelolaan anggaran publikasi secara terbuka. Karena itu, seluruh pihak dapat memantau data secara bersama melalui sistem digital yang tercatat secara otomatis.
Menurut Yuldi Candra, langkah tersebut memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Di dalam aplikasi ini juga tersedia fitur yang memungkinkan media melihat secara terbuka pengelolaan anggaran kerjasama. Dengan begitu tidak ada ruang untuk kecurigaan atau prasangka terkait pengelolaan anggaran publikasi, karena semuanya tercatat secara sistem dan dapat dipantau bersama,” jelasnya.
Selain meningkatkan keterbukaan informasi, sistem ini juga memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers di Kabupaten Kerinci.
Jadi Referensi Daerah Lain di Indonesia
Keberhasilan penerapan SIMPERS sejak tahun 2023 membuat inovasi digital tersebut semakin dikenal luas. Bahkan, beberapa pemerintah kabupaten dan kota di dalam maupun luar Provinsi Jambi mulai menjadikan SIMPERS sebagai referensi pengembangan layanan media berbasis digital.
Tidak sedikit daerah yang mulai mempelajari konsep pelayanan tersebut karena sistemnya dinilai mampu meningkatkan efisiensi layanan, memperkuat transparansi, serta mempercepat proses administrasi kerjasama media.
“Alhamdulillah inovasi ini juga menjadi referensi bagi beberapa daerah, baik di dalam maupun luar Provinsi Jambi, yang tertarik mengadopsi sistem serupa untuk meningkatkan pelayanan kepada media secara lebih modern dan transparan,” tutupnya.
Melalui inovasi SIMPERS, Diskominfo Kabupaten Kerinci terus memperkuat transformasi digital pelayanan publik. Selain itu, pemerintah daerah juga terus membangun kemitraan yang sehat, terbuka, dan profesional bersama insan pers di era digital.









