Kerinci 100 Mendunia! Pelari dari 12 Negara Tantang Jalur Ekstrem Gunung Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID  – Kabupaten Kerinci kembali mencuri perhatian dunia lewat gelaran Kerinci 100, ajang lari lintas alam bergengsi yang menghadirkan perpaduan keindahan alam dan tantangan ekstrem. Event ini tidak hanya memacu adrenalin para pelari, tetapi juga memperkuat posisi Kerinci sebagai destinasi unggulan sport tourism di Indonesia.

Ratusan Pelari dari 12 Negara Ramaikan Kerinci

Sebanyak 243 pelari ikut ambil bagian dalam event tahun ini. Dari jumlah tersebut, 187 peserta berasal dari Indonesia. Sementara itu, 56 pelari mancanegara datang dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Rusia, Belanda, Jepang, hingga Korea Selatan. Dengan demikian, total peserta mewakili 12 negara, termasuk Indonesia.

Kehadiran pelari internasional ini sekaligus menunjukkan bahwa Kerinci 100 semakin mendapat tempat di kalender lomba lari dunia. Selain itu, meningkatnya partisipasi setiap tahun menandakan daya tarik event ini terus tumbuh signifikan.

Bupati Monadi Lepas Peserta dengan Penuh Semangat

Event yang berlangsung pada 4 April 2026 ini mengambil pusat kegiatan di Lapangan M10 Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Bupati Kerinci, Monadi, secara langsung melepas para peserta (flag off). Ia hadir bersama Wakil Bupati H. Murison, Ketua DPRD Irwandri, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto, serta Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil.

Baca Juga :  Dinilai Merakyat, Pj Bupati Kerinci Asraf Didesak Maju Sebagai Cabup Kerinci di Pilkada 2024, ini Kata Pengamat

Dalam sambutannya, Monadi menegaskan pentingnya Kerinci 100 sebagai ajang promosi daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, relawan, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah mendukung penuh terselenggaranya event ini.

“Kerinci 100 bukan hanya lomba olahraga. Sebaliknya, event ini menjadi momentum besar untuk memperkenalkan keindahan alam dan potensi pariwisata Kerinci ke dunia,” tegasnya.

Jalur Ekstrem dengan Panorama Spektakuler

Para peserta menghadapi rute yang menantang sekaligus memanjakan mata. Mereka berlari melintasi hamparan perkebunan teh Kayu Aro, perkampungan warga, hingga kawasan hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat. Bahkan, beberapa kategori mengarahkan pelari menuju puncak Gunung Kerinci.

Karena itu, setiap langkah tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga mental dan strategi. Di sisi lain, panorama alam yang spektakuler memberikan pengalaman berlari yang sulit ditemukan di tempat lain.

Empat Kategori, Tantangan Berbeda

Panitia menghadirkan empat kategori lomba, yakni 12 Km, 30 Km, 70 Km, dan 100 Km. Masing-masing kategori menawarkan tingkat kesulitan berbeda. Mulai dari jalur menengah hingga ultra trail ekstrem, semuanya menuntut daya tahan tinggi.

Baca Juga :  Safari Ramadhan di Hiang Tinggi, Pj Bupati Asraf Ajak Masyarakat Sukseskan Kunjungan Presiden ke Kerinci

Dengan variasi tersebut, pelari dari berbagai level kemampuan tetap bisa ikut serta. Namun demikian, kategori 100 Km tetap menjadi favorit bagi pelari yang ingin menguji batas kemampuan mereka.

Dorong Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Di sisi lain, event ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran ratusan peserta dari dalam dan luar negeri mendorong perputaran ekonomi lokal. Sektor penginapan, kuliner, transportasi, hingga UMKM merasakan langsung manfaatnya.

Selain itu, promosi wisata Kerinci ikut terdongkrak secara signifikan. Wisatawan yang datang tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga menikmati berbagai destinasi alam yang ada di daerah ini.

Menuju Event Internasional yang Lebih Besar

Dengan antusiasme yang terus meningkat, Kerinci 100 berpotensi menjadi agenda tahunan berskala internasional yang lebih besar. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan.

Ke depan, Kerinci tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan keindahan alam luar biasa. Lebih dari itu, Kerinci siap mengukuhkan diri sebagai pusat sport tourism kelas dunia yang mampu bersaing di tingkat global.

Berita Terkait

Wako Alfin Launching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode
Wali Kota Alfin dan BB TNKS Bahas Peningkatan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Bupati Monadi Pimpin Gerakan Tanam Bawang Putih di Kayu Aro Barat
Putra Terbaik Kerinci Ukir Prestasi, Dr. Nikmarijal Resmi Jabat Warek di IAIN Bangka Belitung
PLN Umumkan Pemadaman Bergilir, 23 Desa di Kerinci – Sungai Penuh Terdampak
Meski Disuplai PLTA, Kenapa Kerinci dan Sungai Penuh Masih Alami Pemadaman Bergilir? Ini Penjelasan PLN dan PT KMH
Festival Panen Rayo Kopi Robusta, Bupati Monadi Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia
Warga Kerinci–Sungai Penuh Siap-Siap, PLN Buka Kemungkinan Pemadaman Bergilir Akibat Gangguan Sistem Sumatera
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:15 WIB

Wako Alfin Launching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode

Senin, 25 Mei 2026 - 22:30 WIB

Wali Kota Alfin dan BB TNKS Bahas Peningkatan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:54 WIB

Bupati Monadi Pimpin Gerakan Tanam Bawang Putih di Kayu Aro Barat

Senin, 25 Mei 2026 - 11:32 WIB

Putra Terbaik Kerinci Ukir Prestasi, Dr. Nikmarijal Resmi Jabat Warek di IAIN Bangka Belitung

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:59 WIB

PLN Umumkan Pemadaman Bergilir, 23 Desa di Kerinci – Sungai Penuh Terdampak

Berita Terbaru

Game

Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Mei 2026 Pagi

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:00 WIB

Otomotif

Cara Ampuh Bersihkan Semen dan Aspal pada Mobil

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:00 WIB