GLOBALJAMBI.CO.ID – Layanan perbankan sempat terganggu, namun publik diminta tidak panik. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan kondisi PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi tetap sehat secara fundamental dan beroperasi normal.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menegaskan bahwa gangguan layanan yang terjadi beberapa hari terakhir murni persoalan teknis internal, bukan indikasi kegagalan bank. Menurutnya, status Bank Jambi saat ini masih dalam kategori bank sehat dan tidak berada dalam pengawasan khusus ataupun proses resolusi oleh LPS. “Kalau sekarang dia tidak masuk resolusi, dia masih bank normal, bank sehat. Itu masih tanggung jawab manajemen,” ujar Anggito usai menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Jakarta Selatan.
Ia menambahkan, LPS baru akan turun tangan apabila suatu bank berada dalam kondisi gagal bayar atau masuk tahap resolusi. Sementara itu, seluruh BPD, termasuk Bank Jambi, dipastikan dalam kondisi baik.
Pernyataan tersebut sekaligus meredam kekhawatiran masyarakat yang sempat mencuat akibat nonaktifnya sementara layanan digital seperti mobile banking dan ATM.
Di sisi lain, manajemen Bank Jambi bergerak cepat melakukan langkah pengamanan. Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menegaskan pihaknya bertanggung jawab penuh atas keamanan dana nasabah.
Ia memastikan tidak ada dana nasabah yang hilang. Jika ditemukan adanya pengurangan saldo akibat kesalahan sistem maupun gangguan pihak ketiga, Bank Jambi berkomitmen melakukan penggantian secara penuh. “Sesuai ketentuan, apabila terjadi kerugian nasabah, akan kami ganti sepenuhnya, baik akibat kesalahan internal maupun pihak ketiga yang bekerja sama dengan Bank Jambi,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Bank Jambi kini menjalankan audit forensik menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi dampak dan memastikan keamanan data tetap terjaga. Proses ini dilakukan sebagai bentuk transparansi sekaligus perlindungan maksimal kepada nasabah.
Selama audit berlangsung, layanan digital untuk sementara dinonaktifkan demi menjaga stabilitas sistem. Namun, aktivitas transaksi tetap bisa dilakukan secara langsung di seluruh kantor cabang, cabang pembantu, dan kantor fungsional Bank Jambi dengan pendampingan petugas.
LPS sendiri memastikan tetap melakukan pengawasan rutin terhadap industri perbankan nasional, termasuk mendorong penguatan sistem keamanan siber agar layanan ke depan semakin andal dan aman.
Dengan penegasan ini, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, karena secara fundamental Bank Jambi dinyatakan dalam kondisi sehat dan terkendali.(adi)









