Proyek Pengaspalan Rp 28 Milliar di Kerinci Rusak Parah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) di Kabupaten Kerinci tengah berada di bawah lampu sorot publik. Harapan akan jalan berkualitas justru berubah menjadi kecemasan, setelah proyek pengaspalan ruas jalan Batu Hampar – Sungai Betung Mudik–Siulak Deras senilai Rp28 miliar diduga dikerjakan tanpa mengindahkan kaidah teknis dasar konstruksi.

Proyek sepanjang 9,9 kilometer yang berada di bawah kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jambi ini dikerjakan oleh PT Air Tenang. Ironisnya, meski masa kontrak belum sepenuhnya berakhir, tanda-tanda kerusakan awal sudah mulai terlihat di sejumlah titik badan jalan.

Sorotan paling keras datang dari pola kerja kontraktor yang dinilai lebih mementingkan kejar target dibanding mutu. Di lapangan, aktivitas pengaspalan disebut tetap berlangsung meski hujan turun, sebuah praktik yang dalam dunia konstruksi dikenal sebagai pantangan keras.

Baca Juga :  Malam ini, Ayudia LIDA Akan Meriahkan Puncak HKG PKK Kerinci Ke 52, ini Lokasinya !!

Dikejar Waktu, Aspal Dipaksakan Saat Hujan kata salah seorang warga setempat, ia menilai pengerjaan proyek ini terkesan terburu-buru menjelang akhir tahun. Menurutnya, pekerjaan dilakukan hingga malam hari tanpa mempertimbangkan faktor cuaca dan kondisi alam.

“Kami melihat sendiri pengaspalan tetap berjalan meskipun hujan. Tidak ada jeda, tidak ada penyesuaian. Yang penting selesai sebelum tutup tahun,” ujarnya.

Kesaksian serupa datang dari warga lain. Ia mengaku menyaksikan langsung pengaspalan yang tetap dipaksakan dalam kondisi hujan deras.

“Aspal tetap digelar walaupun hujan turun. Ini yang kami khawatirkan, karena dampaknya pasti cepat rusak,” katanya, belum lama ini.

Secara teknis, pengaspalan dalam kondisi basah berisiko tinggi menyebabkan stripping, menurunkan kepadatan lapisan, serta mempercepat munculnya retak dan lubang. Kerusakan dini nyaris tak terhindarkan jika prosedur ini dibiarkan.

Baca Juga :  Wabup Murison Imbau Seluruh Kades di Kerinci Pasang Spanduk Himbauan Pemutihan Pajak Kendaraan

Selain soal cuaca, hasil penelusuran lapangan juga memunculkan dugaan penyimpangan spesifikasi teknis.

Di tengah berbagai temuan dilapangan, publik justru mempertanyakan peran konsultan pengawas: PT Indah Bangunan Nagara Consultant KSO, PT Ceriatama Nusawidya Consult, dan PT Arkade Gahana Konsultan. Ketiganya dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan secara tegas, terutama saat pengaspalan tetap dilakukan di tengah hujan.

Jalan Inpres ini sejatinya dirancang sebagai urat nadi ekonomi masyarakat Kerinci. Namun, jika mutu dikorbankan demi mengejar tenggat, proyek bernilai puluhan miliar rupiah itu justru berisiko menjadi contoh kegagalan konstruksi yang meninggalkan beban jangka panjang bagi warga.(Adi)

Berita Terkait

Demo GETAR di Bea Cukai Jambi Diduga Diadang Preman, Sorotan Tertuju pada Maraknya Peredaran Rokok Ilegal
Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
MHD Danis Nahkodai HMI Komisariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Intelektual
QUATTRICK JUARA UMUM! PA Muara Bulian Pertahankan Dominasi Kinerja, Dirjen Badilag MA RI Serahkan Penghargaan Langsung
Pengamat: Publik Optimistis Transformasi Digital Bank Jambi Berjalan Sukses
Bank Jambi Tetap Berbagi di 10 Muharram 1448 H, Santuni 2.000 Anak Yatim Meski Diuji Serangan Siber
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:50 WIB

Demo GETAR di Bea Cukai Jambi Diduga Diadang Preman, Sorotan Tertuju pada Maraknya Peredaran Rokok Ilegal

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:17 WIB

MHD Danis Nahkodai HMI Komisariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Intelektual

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:02 WIB

QUATTRICK JUARA UMUM! PA Muara Bulian Pertahankan Dominasi Kinerja, Dirjen Badilag MA RI Serahkan Penghargaan Langsung

Berita Terbaru