Proyek PSU Batang Sangir Rusak Parah Meski Baru Dibangun, Kualitas Pekerjaan Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Proyek peningkatan Prasarana Sarana Utilitas (PSU) permukiman di Desa Batang Sangir, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, kembali memantik sorotan publik. Proyek aspirasi (pokir) anggota DPRD Provinsi Jambi itu sudah mengalami kerusakan berat, padahal baru selesai dikerjakan.

Pantauan di lokasi menunjukkan badan jalan lingkungan yang baru dibangun tersebut telah retak, terkelupas, dan berubah menjadi hamparan debu serta pasir. Kondisi ini mengindikasikan lemahnya kualitas material sekaligus dugaan minimnya pengendalian mutu dalam pelaksanaan pekerjaan.

Data yang diperoleh menyebutkan, proyek dengan nilai kontrak Rp135,9 juta itu dikerjakan oleh rekanan Baston Pillar Barakarsa yang beralamat di Mukomuko. Ironisnya, kasus serupa juga terjadi pada proyek pokir di Desa Gunung Labu yang berada dalam naungan dan pengawasan yang sama.

Baca Juga :  Melawan Diskriminasi Benua Biru

Keduanya merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, tepatnya di bawah Bidang Perumahan dan Permukiman (Perkim). Namun hasil pekerjaannya justru memperlihatkan buruknya kualitas pelaksanaan sekaligus lemahnya fungsi pengawasan.

“Dengan kondisi seperti ini, sangat layak dipertanyakan bagaimana fungsi pengawasan Dinas PUPR Provinsi Jambi. Hasil pekerjaannya tampak asal jadi,” tegas aktivis LSM, Harmo, saat meninjau jalan tersebut.

Baca Juga :  Tekan Inflasi Daerah, Pj Bupati Kerinci Asraf Canangkan Tanam Cabai Serentak di Kebun PKK

Ia menyebut, hampir seluruh badan jalan tampak hancur. Kerikil dan sisa coran yang terlepas berserakan di permukaan jalan, sehingga tidak layak dilalui masyarakat.

“Toleransi terhadap kekurangan pekerjaan itu ada batasnya. Tapi kondisi di sini sudah jauh melewati batas. Masyarakat yang dirugikan. Untuk apa jalan dibangun kalau baru selesai saja sudah tidak layak pakai,” kritiknya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana maupun pejabat terkait di Dinas PUPR Provinsi Jambi belum memberikan klarifikasi mengenai kerusakan proyek yang menelan anggaran negara tersebut.(Adi)

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?
Ini Perkiraan Harga Tiket Batik Air Muara Bungo–Jakarta
Batik Air Rute Muaro Bungo–Jakarta Resmi Dimulai, Ini Jadwalnya Hingga Jumlah Penumpang
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:12 WIB

Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?

Berita Terbaru