Bupati Kerinci Monadi Tepati Janji, Jadi Jaminan Bebaskan 7 Warga Pulau Pandan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, membuktikan ucapannya. Ia menepati janji dengan menjaminkan dirinya demi pembebasan tujuh warga Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan yang ditahan polisi usai aksi penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Setelah tiga hari ditahan sejak Jumat (22/8/2025), ketujuh warga akhirnya dipulangkan pada Minggu malam (24/8/2025). “Saya menjaminkan diri untuk pembebasan mereka,” tegas Monadi, Senin (25/8/2025).

Monadi menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan energi terbarukan. Ia mengajak masyarakat menyalurkan aspirasi lewat dialog, bukan dengan memblokir jalan nasional atau merusak fasilitas umum.

Baca Juga :  Pasca Launching, Bupati Monadi Tinjau Dua Rumah Sakit : Pastikan Pelayanan dan Kenyamanan Pasien Terjamin

Meski begitu, sengketa lahan masih menjadi akar persoalan. Pemerintah bersama perusahaan menawarkan ganti rugi Rp5 juta per kepala keluarga (KK). Namun sebagian warga menuntut Rp300 juta per KK. Dari total warga, sudah 625 KK—279 KK di Desa Pulau Pandan dan 346 KK di Desa Karang Pandan—yang menerima ganti rugi.

Baca Juga :  Wabup Murison Resmi Buka Jambore Ranting dan Pesta Siaga Pramuka Kerinci 2025

Monadi menekankan, PLTA adalah objek vital nasional yang akan menghadirkan energi bersih untuk Jambi dan sekitarnya. “Pintu dialog tetap terbuka. Mari kita selesaikan masalah tanpa mengorbankan lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Dengan PLTA ini, lanjut Monadi, Kerinci menapaki masa depan yang lebih hijau—air tetap mengalir menjaga alam, energi terbarukan menyinari rumah-rumah, dan masyarakat hidup dalam damai.(adi)

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?
Ini Perkiraan Harga Tiket Batik Air Muara Bungo–Jakarta
Batik Air Rute Muaro Bungo–Jakarta Resmi Dimulai, Ini Jadwalnya Hingga Jumlah Penumpang
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:12 WIB

Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?

Berita Terbaru