Pernyataan Wako Ahmadi Dinilai Singgung Korban Banjir Juga Jadi Sorotan Akademisi

- Jurnalis

Minggu, 28 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : H. Ferry Siswadhi, SE, M.Si, Akademisi, Pengamat Kebijakan Publik dan Politik

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Beberapa hari terakhir ini, viral di media sosial video singkat terkait pernyataan Wali Kota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir, menerangkan terkait bantuan banjir yang ada di Kota Sungai Penuh.

Dimana dalam video tersebut, Wali Kota menyampaikan “Jadi kalau ada masyarakat mengatakan bahwa mengapa kami dapat sedikit (Bantuan, red), itulah pembagian meratanya, memang seperti itu. Kalau sepenuhnya itu bukan bantuan, itu menghidupkan namanya,” ucap wako dalam video tersebut.

Dengan pernyataan Wako Ahmadi tersebut, bukan hanya saja menjadi sorotan para aktivis dan warga, tapi juga dari Akademisi, Pengamat Kebijakan Publik dan Politik yakni H. Ferry Siswadhi, SE, M.Si.

Dimana ia menyampaikan bahwa sebagai seorang Pemimpin tidak sepantasnya berbicara yang seolah-olah menyinggung masyarakat dan merendahkan masyarakat miskin. Apalagi ditengah bencana yang sedang melanda.

“Seharusnya tidak sepantas berbicara seperti itu, karna seorang Walikota berdasarkan konstitusi itu berkewajiban mengayomi dan melindungi masyarakat, itu perintah UU. Harusnya pernyataan, sikap dan tindakan Walikota itu berpihak dan menyenangkan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Gempa Bumi Senin Pagi ini Terasa Kuat di Kerinci dan Sungai Penuh, Ini Titik Lokasi Gempa

Diakuinya bahwa, dalam kondisi bencana banjir di Kota Sungai Penuh ini, Walikota sering membuat pernyataan dan tindakan yang tidak berpihak pada kondisi masyarakat. “Sebaiknya Walikota itu menyampaikan gagasan dan aksi nya dalam penanganan banjir, penanganan korban banjir dan penanganan pasca banjir,” tegasnya.

Dimana sebelumnya, pernyataan Wako Ahmadi menjadi sorotan para aktivis dan masyarakat. Dimana, mereka menilai pernyataan Wako Ahmadi tersebut, seolah-olah merendahkan masyarakat miskin.

Seperti disampaikan Yedi Hermawan, salah seorang Aktivis di Kerinci dan Sungai Penuh. Dimana pernyataan Walikota Sungai Penuh terkait keluhan masyarakat yang terdampak banjir ini seolah merendahkan masyarakat. “Wajar kalau masyarakat mengeluh, karena beberapa kejadian penyelewengan bantuan memang terjadi di lingkungan kita, bantuan yang tidak sampai, tidak merata pembagiannya, itu memang kita temukan di masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Program Unggulan Monadi–Murison di Sektor Peternakan Mulai Terwujud: Pengembangan Itik Lokal Jadi Prioritas

Dan sudah menjadi tugas dari pemerintah untuk melayani dan mengayomi masyarakat, apalagi dalam situasi seperti belum ini hampir Ribuan rumah warga terendam banjir.

“Seharusnya, sebisanya mungkin statement yang disampaikan itu yang bisa menenangkan, yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman. Jangan memberikan pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversial, apalagi memberikan gimmick berlebihan yang tujuannya cuma untuk popularitas semata,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Adri, warga Sungai Penuh. Dimana, ditengah – tengah masyarakat yang sedang terkena bencana, meksipun ada salah seorang warga yang menyampaikan hal yang menyinggung, seharusnya sebagai Kepala Daerah tidak perlu membuat statement seperti itu.

“seharusnya tidak perlu ditanggapi, teruslah berbuat untuk menangani soal bencana yang ada di Sungai Penuh, sehingga biarkan masyarakat yang menilai. Ini malah, seolah-olah merendahkan masyarakat miskin yang terkena bencana banjir,” pungkasnya.(adi)

Berita Terkait

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Rabu, 30 September 2026 - 15:05 WIB

Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Berita Terbaru