Batu Andesit Hancur, Bollard di Tempel, Proyek PUPR Percantik Kota Sungaipenuh Amburadul

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Januari 2024 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAI PENUH – Proyek percantik Kota Sungai Penuh yang dilakukan Dinas PUPR Sungai Penuh dinilai amburadul. Bagaimana tidak, Batu Endesit yang mengantikan aspal di depan Gedung Nasional Sungaipenuh, baru saja dipasang sudah mulai rusak dan bergelombang karena longgar.

Begitu juga dengan Bollard yang ada disepanjang trotoar di pusat Kota Sungai Penuh, juga terlihat rapuh dan sebagian sudah di lobang dan ditempel.

Dari pantauan dilapangan, terlihat disepanjang jalan Gedung Nasional, batu-batu yang terpasang dari depan rumah dinas Wakil walikota – depan taman tugu 17, sudah banyak yang rusak dan bergelombang. “Iya, kemarin saya lewat di sana, batu yang di pasang sudah banyak yang bergelombang dan rusak, padahal batu tersebut baru saja diganti,” kata Adri, salah seorang warga Sungai Penuh.

Baca Juga :  Hindari Salah Kaprah, Mahasiswa Undip Lakukan Kampanye “Ready For New Normal"

Dirinya sangat menyayangkan rencana awal Pemkot Sungaipenuh yang membuat jalan depan Gedung Nasional dengan batu andesit. Padahal, jumlah kendaraan yang melintas dikawasan tersebut dan juga kendaraan yang terparkir di jalan tersebut cukup banyak. “Sayang sekali jalan yang sebelumnya aspal dipasang batu andesit ini. Sayang sekali jadi penghamburan uang,” ujarnya.

Padahal Informasinya, revitalisasi jalan aspal ke jalan andesit menghabiskan anggaran Rp. 900 juta dari APBD Kota Sungai Penuh.

Selain batu andesit, pemasangan Bollard di trotoar disejumlah titik juga sudah banyak yang berlobang. “Ada beberapa titik bollard yang rusak dan ada yang sudah ditempel dengan semen,” kata Yudi salah seorang aktivis Kerinci – Sungaipenuh.

Baca Juga :  17 Kepala Desa Terpilih Periode 2023-2029 di Kota Sungai Penuh Dilantik

Dia menyebutkan dengan adanya pemasangan batu endesit dan Bollard, memang dari penglihatan sementara untuk mempercantik suasana ditengah Kota Sungaipenuh, namun pekerjaannya amburadul dan asal jadi. “Kita mempertanyakan kinerja Dinas PU Kota Sungaipenuh, sampai saat ini banyak pembangunan yang tidak sesuai atau amburadul,” ujarnya.

Yudi minta Walikota Sungaipenuh mengevaluasi kinerja Kepal Dinas PU Sungaipenuh, Khalik Munawar, karena selama menjabat sebagai Kadis banyak pekerjaan yang amburadul. “Kita juga minta aparat hukum memeriksa Kadis PU terkait pengerjaan sejumlah proyek di Kota Sungaipenuh,” tutupnya.(adi)

Berita Terkait

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib
Wako Alfin Serahkan Ambulance untuk Warga Desa Sungai Ning
ASN Sungai Penuh Qurban 39 Ekor Sapi
Wako Alfin Launching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:01 WIB

Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:12 WIB

Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib

Berita Terbaru