Pasca Erupsi Gunung Kerinci, ini Penjelasan Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Januari 2023 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – Gunung Kerinci pada Kamis (12/1/2023) sore kemaren, sekira pukul 18.10 WIB, kembali mengalami erupsi dengan mengeluarkan abu berwarna kelabu setinggi 1.200 Meter diatas Puncak dengan intensitas tebal condong ke arah Barat Laut.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5 mm dan durasi sementara lebih kurang 10 menit.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Kerinci, Irwan, mengatakan bahwa pada seismik terekam tremor menerus dengan amplitudo maksimal 5 mm dominan 3 mm. Meskipun demikian, bamun Gunung Kerinci masih tetap berada pada Status Level II (Waspada).

Baca Juga :  Luara Biasa, Meski Tanpa Sosialisasi, Tokoh Muda Kerinci Ini Masuk 20 Besar Tokoh Potensial Pilkada Kerinci

Masyarakat di sekitar Gunung Kerinci, dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada dipuncak Gunung Kerinci didalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRB III).

“Sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan,” ucapnya.

Menanggapi kejadian itu Kepala Bidang (Kabid) Mitigasi Gunung Api (MGA) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Ahmad Basuki, dikonfirmasi juga membenarkan bahwa Gunung Kerinci saat ini terjadi peningkatan aktivitas.

Baca Juga :  Menuju Idul Fitri, Ketua DPRD Fikar Azami Pantau Lampu Jalan Untuk Pastikan Semarak Takbiran

Saat ini, kata Ahmad Basuki, dari data kegempaan terjadi peningkatan dan juga perubahan karakteristik gempa. Hal ini terjadi akibat adanya peningkatan aktivitas magmanya, sehinga erupsinya jadi lebih besar dari biasanya. “Kita akan pantau dan evaluasi terus datanya,” ujarnya.

Untuk saat ini, masyarakat dan wisatawan maupun pendaki dihimbau untuk tidak mendekati kawah dalam jarak 3 km. Kemudian harap memakai masker jika terjadi hujan abu, senantiasa membersihkan atap atap rumah jika terjadi timbunan abu di atap rumah.(adi)

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Kabar Baik PPPK! Gaji ke-13 2026 Siap Disalurkan, Cek Rincian dan Jadwalnya
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?
Nasib PPPK Paruh Waktu Belum Jelas, Guru Keluhkan Gaji dan Kepastian Karier
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 09:30 WIB

Kabar Baik PPPK! Gaji ke-13 2026 Siap Disalurkan, Cek Rincian dan Jadwalnya

Berita Terbaru