BKDZN Pacu Semangat Pemimpin Muda

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Oktober 2022 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – Gerakan Moral Berani Keluar Dari Zona Nyaman (BDKZN) terus menebar manfaat. Kamis (06/10) Gerakan non profit ini menggelar zoom meeting yang diikuti puluhan peserta yang merupakan pimpinan-pimpinan muda pengadilan agama yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Zoom meeting dengan tema Pemimpin Tangguh di Segala Situasi ini menghadirkan 3 narasumber hebat, Founder BKDZN Arief Hidayat, Ketua PA Muara Teweh – Kalimantan Tengah, Mulyadi dan Wakil Ketua PA Badung – Bali, Abdul Mustofa, serta dipandu host kawakan Wakil Ketua PA Tulang Bawang Tengah – Lampung, Fitri.

Arief Hidayat dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah upaya untuk menjadikan hidup lebih bermakna, agar dapat memberikan yang terbaik untuk lembaga atau apapun profesi yang sedang digeluti. Dengan melakukan yang terbaik kata Arief, nantinya akan menjadi Legacy dan kenangan indah bagi generasi berikutnya.

“Bersemangat membersamai para pemimpin muda dan calon pemimpin muda, sharing knowledge and sharing experience menjadi Pemimpin Tangguh di Segala situasi dengan semangat Menjadikan hidup lebih bermakna dengan menyertakan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap aktifitas. Berikan yang terbaik sebagai apapun kita sehingga menjadi Legacy dan kenangan indah bagi generasi setelah kita,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sesditjen Badilag MA-RI ini.

Menjadi pemimpin yang sukses menurut Arief, harus telah mengetahui apa yang ia akan lakukan untuk memajukan suatu lembaga. Efek dari pemimpin seperti itu sambungnya, akan dapat menularkan kesuksesan untuk tim dan orang lain. Lantas apa penyebab seseorang belum sukses atau gagal? penyebabnya ada beberapa hal, diantaranya sambung Founder BKDZN ini ialah orang tersebut selalu pesimis, malas, tidak berbuat, dan lupa bersyukur.

Baca Juga :  Pendaki Wajib Tau Peraturan Baru, Dalam Pendakian Gunung Kerinci

“Jangan sia-siakan masa muda agar dapat menatap masa tua yang luar biasa. Kalau masih muda pesimis, malas, tidak berbuat dan lupa bersyukur, masa tua akan suram. Lawan penyebab ketidaksuksesan itu. Syukuri apa yang diberikan Tuhan dengan melaksanakan tanggung jawab dan tugas sebaik-baiknya, masih banyak orang di luar sana yang belum seberuntung kita. Kita syukuri, dan kita bantu yang lain untuk menjadi sukses, agar kita bsia sukses bersama,” tegasnya.

Tidak hanya itu saja, pemimpin itu harus sukses memimpin diri sendiri dan bisa sukses memimpin orang banyak. Dijelaskan Arief Hidayat, untuk menjadi pemimpin yang sukses, kita dituntut untuk mampu memimpin diri sendiri terlebih dahulu. Hal itu dapat terwujud jika sesoerang mampu menjaga integritas, tangguh, optimis, rendah hati dan ikhlas.

“Setelah mampu memimpin diri sendiri kita akan dapat dengan mudah memimpin orang lain untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar,” tukasnya.

Bagaimana bisa sukses memimpin orang lain? Dikatakan Arief Hidayat, untuk memimpin orang lain, seseorang harus menjadi role model, menjadi problem solver, mampu mengambil alih tanggung jawab, mampu menciptakan suasana kondusif, bisa mengindari konflik kepentingan, mampu menghindari masalah, bisa mengendalikan emosi dan harus punya jaringan yang luas.

Baca Juga :  Monadi-Murison Terus Menguat, kali ini Pemantapan tim di 7 Desa Siulak Gedang

“Dengan demikian, apabila seseorang sudah dapat melalukan point-point di atas itu, maka pengaruh besar akan sangat nyata, semua tim kerja anda akan selalu ingin berbuat untuk kemajuan dan mendukung program kerja yang telah dibuat,” katanya.

Sementara itu, narasumber lainnya Wakil Ketua PA Badung – Bali, Abdul Mustofa, menerangkan kesuksesan itu adalah melalukan yang terbaik. Sedangkan jika ada jabatan, pendapatan atau ketenaran yang didapati setelah kita melakukan yang terbaik adalah bonus dari yang maha kuasa.

“Untuk bisa sukses di setiap kondisi ada tiga hal yang harus diperhatikan, pertama harus memiliki kemampuan, harus memiliki team kerja, influence atau kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar dapat melakukan hal-hal baik, dengan itu semua kita akan siap menjadi pemimpin di segala situasi,” jelas doktor muda ini.

“Tentukan tujuan dan beraksi untuk mencapainya. Apapun masalah yang kita hadapi itu Netral, tinggal kita yang menentukan negatif atau positif. Tanamkan jiwa pantang menyerah, nanti akan jadi kebiasaan, apapun kendalanya akan kita hadapi,” imbuhnya.

Sementara itu Nara Sumber lainnya, Mulyadi, Ketua PA Muara Teweh, Kalimantan Tengah, juga tak mau kalah. Dalam pemaparannya, ia menyebutkan bahwa di segala situasi pemimpin harus mampu keluar dan mengatasi masalah. “Jadilah pemimpin yang selalu meyakini ada solusi dalam setiap masalah yang dihadapi, selalu melihat sisi positif, cepat beradaptasi, selalu menerima saran dan lain sebagainya,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Kabar Baik PPPK! Gaji ke-13 2026 Siap Disalurkan, Cek Rincian dan Jadwalnya
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?
Nasib PPPK Paruh Waktu Belum Jelas, Guru Keluhkan Gaji dan Kepastian Karier
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 09:30 WIB

Kabar Baik PPPK! Gaji ke-13 2026 Siap Disalurkan, Cek Rincian dan Jadwalnya

Berita Terbaru