Surat Suara Terpakai Melebihi DPT di Beberapa TPS, Diduga Terjadi Penggelembungan Suara di Sungai Liuk

- Jurnalis

Jumat, 11 Desember 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Dugaan terjadinya penggelembungan suara di kampung halaman calon Walikota Sungaipenuh nomor urut, Ahmadi Zubir, yakni 4 Desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit mencuat ke publik.

Kuatnya dugaan penggelembungan suara ini mencuat setelah diinputnya foto Berita Acara dan Sertfikat Hasil Penghitungan Suara untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sungaipenuh di sejumlah TPS 4 Desa Sungai Liuk di situs https://sirekap-obj.kpu.go.id/.

Pasalnya, dalam berita acara dan sertifikat tersebut tampak jumlah pemillih yang mencoblos melebihi jumlah DPTD. Kemudian surat suara yang diterima KPPS dari pihak KPU dan PPK semuanya habis terpakai atau digunakan 100 persen. Padahal dikabarkan ada banyak pemilih yang terdaftar di DPT tidak berada di Sungaipenuh bahkan ada yang sudah meninggal dunia.

Salah satunya seperti yang terjadi di beberapa TPS Desa Koto Duo, Sumur Gedang Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit. TPS 1 Desa Sumur Gedang dengan jumlah pemilih terdaftar sebanyak 414 dan tidak terdaftar sebanyak 3. Sehingga jumlah pemilih sebanyak 417 pemilih.

Baca Juga :  Beredar Selebaran Pernyataan Tiga Desa di Hiang Pilih Caleg Tertentu, ini Keterangan Bawaslu Kerinci

Kemudian TPS 2 Desa Sumur Gedang dengan jumlah pemilih terdaftar sebanyak 349, dan tidak terdaftar sebanyak 6. Sehingga jumlah pemilih sebanyak 455 pemilih. TPS Desa Koto Dua Sungai Liuk dengan jumlah pemilih terdaftar sebanyak 237 dan tidak terdaftar sebanyak 5. Sehingga jumlah pemilih sebanyak 243 pemilih.

Selain itu, berdasarkan penelusuran media ini di situs https://sirekap-obj.kpu.go.id/, hampir di semua TPS di 4 Desa Sungai Liuk jumlah surat suara terpakai semuanya hampir 100 persen. Terkait hal ini, warga menilai janggal dan kuat dugaan terjadinya penggelembungan suara dengan membiarkan pemilih memilih lebih dari satu kali di TPS-TPS wilayah 4 Desa Sungai Liuk.

“Ini adalah kejanggalan, perlu dilakukan pengusutan dan dilakukan pemilihan ulang karena melebih 100 persen yang memilih,” ujar Wardi, warga Kota Sungaipenuh yang menemukan adanya kejanggalan dalam Pemilihan di 3 TPS yang sudah di publikasi oleh KPU Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Berryl Dara Fikar Azami Rutin Laksanakan Giat Sosial Jumat Berkah

Seperti diberitakan sebelumnya saat pemungutan suara dilaksanakan pada Rabu 9 Desember 2020 yang lalu, saksi-saksi TPS paslon nomor urut 2, Fikar Azami dan Yos Adrino di beberapa TPS di Sungai Liuk juga sempat mendapat intimidasi setiap menyampaikan protes dan sanggahan terkait adanya dugaan pelanggaran.

Salah satunya, ketika nama pemilih yang disebut untuk melakukan pencoblosan, namun lain orang yang melakukan pencoblosan. Ketika disanggah oleh saksi Fikar – Yos yang ada di TPS, di situlah terjadinya intimidasi. “Kita disini Diintimidasi, kami mohon pihak aparat untuk memperketat pengamanan didalam TPS maupun luar,” ujar Edi.

Sementara itu, hingga sejauh ini pihak Bawaslu Kota Sungai Penuh belum berhasil dimintai tanggapan terkait kejadian itu. Ketika dihubungi via WA, belum ada balasan.(***)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Berita Terbaru