Kejagung Diminta Usut Proyek Bandara Depati Parbo, Dugaan Mark Up Menggunung

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Dugaan korupsi dengan nilai fantastis kembali menyeruak dari tubuh Bandara Depati Parbo, Kabupaten Kerinci. Kali ini, sorotan tajam datang dari Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakrawala Nusantara, yang secara resmi melayangkan laporan dan tuntutan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Dalam dokumen resmi lembaga tersebut menilai terjadi praktik penyalahgunaan anggaran secara sistematis dalam kegiatan swakelola maupun proyek fisik di Bandara Depati Parbo sepanjang tahun anggaran 2024.

LSM menyoroti adanya tumpang tindih anggaran pemeliharaan peralatan dan mesin dengan total mencapai lebih dari Rp 743 juta, yang dinilai tidak masuk akal untuk kebutuhan operasional bandara sekelas Depati Parbo.

“Dalam satu tahun anggaran, ada empat kali pos belanja untuk pemeliharaan peralatan dan mesin dengan nilai berbeda-beda. Ini jelas janggal, dan patut diduga ada praktik penggelembungan anggaran yang mengarah pada korupsi,” tegas Ruslan, dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Bupati Cup I 2025, Ajang Pencarian Bibit Atlit Kerinci

Tak hanya pada belanja rutin, LSM juga menuding adanya potensi korupsi dalam proyek besar, yakni:
Pengembangan Bandara Depati Parbo dengan pagu Rp24.317.400.000
Peningkatan prasarana sisi udara dengan pagu Rp18.863.240.000

Ketua Umum LSM Cakrawala Nusantara, Ruslan, menyebutkan bahwa dugaan korupsi di Bandara Depati Parbo bukan sekadar kesalahan teknis penganggaran, melainkan indikasi adanya rekayasa sistematis untuk menguras uang negara.

“Kami melihat ada pola yang berulang setiap tahun. Anggaran pemeliharaan peralatan dan mesin dibuat tumpang tindih dengan nilai berbeda-beda, padahal kebutuhan riil di lapangan tidak sebesar itu. Ini bukan kelalaian, ini modus untuk menutupi praktik mark up,” tegas Ruslan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa besarnya anggaran pada proyek pengembangan bandara dan peningkatan prasarana sisi udara dengan nilai total mencapai lebih dari Rp 43 miliar, rawan diselewengkan. “Kalau tidak segera ditindak, bandara ini bisa jadi lumbung korupsi. Kami curiga ada kongkalikong antara oknum pejabat bandara dengan pihak tertentu untuk menghisap dana APBN yang mestinya dipakai membangun fasilitas publik,” ujar Ruslan.

Baca Juga :  Setetes Darah Sejuta Harapan, Bupati Monadi Hadiri Donor Darah HUT ke-80 Kejaksaan RI di Sungai Penuh

Ruslan menegaskan, pihaknya tidak hanya melaporkan ke Kementerian Perhubungan, tetapi juga mendesak Kejaksaan Agung untuk turun langsung melakukan audit investigatif. “Kejaksaan jangan ragu. Panggil, periksa, dan jika terbukti, tahan Kepala Bandara, PPK, dan PPTK. Jangan biarkan rakyat Kerinci hanya jadi penonton sementara uang negara dijadikan bancakan segelintir orang,” pungkasnya.

Publik Kerinci kini menunggu keseriusan Kejaksaan Agung. Apakah lembaga penegak hukum berani membongkar dugaan praktik busuk yang diduga melibatkan oknum pejabat Bandara Depati Parbo, atau justru kembali berhenti di meja birokrasi tanpa kejelasan.(adi)

Berita Terkait

Bupati Monadi Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026, Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan
Resmi Dilantik! Mhd. Pazri Nahkodai IMTC-J 2025–2026
Ini Nama-nama Pejabat yang Dilantik Bupati Kerinci Monadi Sore ini
Terobos Hujan dan Lumpur, Bupati Monadi Buka Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!
Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat
Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:17 WIB

Bupati Monadi Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026, Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:33 WIB

Resmi Dilantik! Mhd. Pazri Nahkodai IMTC-J 2025–2026

Jumat, 17 April 2026 - 17:15 WIB

Ini Nama-nama Pejabat yang Dilantik Bupati Kerinci Monadi Sore ini

Jumat, 17 April 2026 - 15:13 WIB

Terobos Hujan dan Lumpur, Bupati Monadi Buka Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Jumat, 17 April 2026 - 13:56 WIB

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Berita Terbaru

Daerah

Resmi Dilantik! Mhd. Pazri Nahkodai IMTC-J 2025–2026

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:33 WIB

BREAKING NEWS

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:56 WIB