Damkar Telat Datang Saat Kebakaran di Ujung Pasir, Dewan Diminta Panggil Kasat Pol Pp dan Damkar Kerinci

- Jurnalis

Senin, 24 April 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – Rumah Tukang Tambal Ban asal desa Koto Tuo Ujung Pasir, kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, hangus terbakar pada Senin sore (24/04/2023).

Ia harus kehilangan tempat tinggal, 2 Motor, dan semua isi rumahnya yang ia kumpulkan dikit demi sedikit selama ini, setelah api dengan cepat membesar tanpa adanya bantuan Mobil Pemadam Kebakaran terdekat yakni Damkar unit Hiang Kabupaten Kerinci sampai kelokasi saat api membesar.

Warga sekitar melakukan pemadaman dengan alat seadanya, api pun berhasil dipadamkan, meksipun 2 unit Damkar dari Depati Tujuh dan Jujun sampai kelokasi untuk mendinginkan.

Informasi yang diperoleh dilapangan kebakaran terjadi sekira pukul 18.00 Wib, kebakaran diketahui warga saat api sudah membesar yang menghanguskan sebagian rumah.

Baca Juga :  Meski Ditahan, Seorang Warga Binaan Rutan Kelas II B Sungai Penuh Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir Semester

“Yo, sekitar jam 18.00 wib lah tadi, saya tau melihat api sudah membesar. Warga pun membantu pemadaman api dengan alat seadanya. Karena mobil pemadam kebakaran dari pos Hiang terdekat tidak yang piket,” ujar Budi warga setempat.

Dari keterangan warga yang menghubungi pos Damkar Hiang alasan tidak ada yang standby piket, karena masih suasana lebaran. “Tadi Ado dihubungin tapi tidak Ado yang dipos, itu kato dari petugas Damkar. Mobil pemadam yang yang tiba hanya dari Pos Depati Tujuh dan Jujun, itu pun apinyo sudah padam,” uangkapnya.

Atas kejadian ini, kami meminta kepada DPRD Kerinci memanggil Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Kerinci untuk evaluasi sering terjadinya mobil Damkar telat sampai kelokasi. “Ini kejadian pertama kalinya Mobil Damkar telat datang, tapi sudah yang kesekian kalinya,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Murison Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kerinci

Sementara itu Kepala Desa Koto Tuo Ujung Pasir, Sunandar, kecewa dengan pos Damkar di Hiang Sitinjau Laut, yang tidak ada yang standby di pos saat lebaran. “Ya, tadi Kita coba kontak dari petugas pos Damkar di Hiang tidak ada yang angkat, katanya tidak ada yang piket. Seharusny kondisi bagaimanapun petugas damkar harus standby,” ucapnya.

Untuk diketahui rumah yang terbakar tersebut, Pemiliki rumah Kusaini, yang di huni 2 kepala Keluarga dengan 6 jiwa, salah satu diantaranya bekerja sebagai tukang tambal Ban. Ada 2 unit motor yang tidak berhasil diselamatkan. (Adi)

Berita Terkait

Wabup Murison Hadiri Pelantikan Kepala Ombudsman Jambi, Perkuat Komitmen Pelayanan Publik Transparan
Pansel Tunda Pengangkatan Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci, Masih Tunggu Pertimbangan Kemendagri
Hadiri Pembukaan MTQH ke-55, Monadi – Murison Optimistis Kafilah Kerinci Tampilkan yang Terbaik
Tiga Tahun Menanti Keadilan, Mantan PMI Hadijah Kehilangan 48 Batang Karet Senilai Rp100 Juta
Bank Jambi Salurkan CSR Rp 20 Juta untuk Pembangunan Dua Masjid di Sungai Tutung
Jalan Sungai Tutung–Pungut Mulai Dikerjakan, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan
Tinjau TC di Kayu Aro, Wabup Murison Optimistis Kafilah Kerinci Bersinar di MTQH ke-55
Bupati Monadi Lepas Kafilah MTQH ke-55 Jambi, Kerinci Andalkan Talenta Lokal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:28 WIB

Wabup Murison Hadiri Pelantikan Kepala Ombudsman Jambi, Perkuat Komitmen Pelayanan Publik Transparan

Senin, 2 November 2026 - 15:11 WIB

Pansel Tunda Pengangkatan Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci, Masih Tunggu Pertimbangan Kemendagri

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Hadiri Pembukaan MTQH ke-55, Monadi – Murison Optimistis Kafilah Kerinci Tampilkan yang Terbaik

Senin, 2 November 2026 - 13:38 WIB

Tiga Tahun Menanti Keadilan, Mantan PMI Hadijah Kehilangan 48 Batang Karet Senilai Rp100 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Bank Jambi Salurkan CSR Rp 20 Juta untuk Pembangunan Dua Masjid di Sungai Tutung

Berita Terbaru