13 Desa Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Kerinci, Tiga Desa Paling Parah Terdampak

- Jurnalis

Sabtu, 4 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – 13 Desa di Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, diguyur hujan abu vulkanik dari aktivitas Gunung api Kerinci sejak Jum’at (03/02/2022).

Akibatnya, wilayah sekitar Gunung Berapi tertinggi di Indonesia ini yang terkenal dengan sentra pertanian mengalami kerusakan pada tanaman seperti Cabe, Kentang, Tomat dan tanaman sayur lainnya.

Berdasarkan data dari pos pemantau Gunung api Kerinci mencatat bahwa, terjadi erupsi Gunung Kerinci pada pukul Jum’at sekitar 02:30 wib. Namun, tinggi kolom abu tidak teramati karena malam hari. Kecepatan angin membuat abu masuk kedalam permukiman warga.

Kevin, salah seorang petani dibawah kaki Gunung Kerinci mengatakan bahwa 13 desa yang berada di kaki Gunung Kerinci terdampak abu vulkanik dari aktivitas Gunung Kerinci. “Namun Tiga diantaranya yakni Desa Pasar Baru Pelompek, Desa Pelompek dan Desa Telun Berasap adalah desa yang terparah terdampak abu vulkanik Gunung Kerinci,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pimpin Apel, Wabup Murison Sampaikan Pesan Inspiratif untuk ASN Kerinci

Diakuinya, sisa abu vulkanik terlihat jelas menempel pada tanaman petani, atap rumah dan kendaraan. Bahkan hujan abu ini membuat warga terganggu dan tanaman warga terancam mati. “Jika melihat kondisi dilapangan, banyak tanaman warga yang terancam mati, karna abunya sangat tebal menempel pada tanaman,” bebernya.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin dan BB TNKS Bahas Peningkatan Jalan Sungai Penuh–Tapan

“namun bagi sebagian warga yang sudah panen, mungkin ini menjadi suatu berkah, karna tanah akan menjadi subur,” ucapnya.

Untuk menghindari dampak dari abu vulkanik ini, Pemerintah Kecamatan Gunung Tujuh menghimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas diluar rumah, dan mengenakan masker saat berada di luar rumah. “Untuk sementara warga dihimbau untuk tidak banyak beraktivitas diluar rumah,” ujarnya.

Untuk diketahui, setelah Dua pekan aktivitas Gunung Kerinci menurun, saat ini Gunung yang dijuluki atapnya sumatera tersebut masih berada di level Dua atau waspada, dengan radius aman 3 kilometer dari kawah aktif.(adi)

Berita Terkait

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Wo Haris, Jangan Asal Ngango! Rakyat Jambi Butuh Udara Bersih, Bukan Sekadar Alasan
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru