GLOBALJAMBI.CO.ID – Musim kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) segera berakhir. Karena itu, banyak pemain mulai berburu kemenangan untuk mengamankan rank tertinggi sebelum reset season. Namun, persaingan semakin ketat dan setiap pertandingan terasa jauh lebih menantang.
Oleh sebab itu, memilih hero yang tepat menjadi faktor penting untuk meraih kemenangan. Jika Anda ingin meningkatkan peluang menang, Anda dapat meniru pilihan para pemain profesional di MPL Filipina (MPL PH) Season 17. Turnamen ini dikenal sebagai salah satu kompetisi MLBB paling kompetitif di dunia sehingga META yang muncul sering menjadi acuan para pemain rank.
Menariknya, daftar hero berikut tidak berasal dari opini semata. Sebaliknya, data ini mengacu pada statistik ban, pick, dan win rate yang tercatat sepanjang MPL PH Season 17. Dengan kata lain, hero-hero ini telah membuktikan efektivitasnya di panggung tertinggi.
Claude Masih Menjadi Raja Gold Lane
Claude kembali menunjukkan dominasinya meskipun beberapa kali menerima nerf. Hero Marksman ini tetap menjadi pilihan utama banyak tim profesional berkat mobilitas tinggi dan kemampuan farming yang sangat cepat.
Sepanjang MPL PH Season 17, Claude mencatatkan 108 kali Ban/Pick dan mengoleksi 58 kemenangan. Selain itu, hero ini juga menghasilkan win rate sebesar 62 persen, angka yang sangat mengesankan untuk role Gold Lane.
Battle Mirror Image membuat Claude mampu keluar masuk pertempuran dengan aman. Sementara itu, pasifnya tetap memberikan damage besar ketika pertandingan memasuki fase late game.
Di sisi lain, Freya juga menjadi ancaman besar. Hero Fighter tersebut mencatatkan tingkat kehadiran tertinggi dengan 134 kali Ban/Pick. Bahkan, Freya menghasilkan win rate fantastis mencapai 75 persen ketika berhasil lolos dari fase draft.
Valentina dan Zhuxin Mengendalikan Mid Lane
Untuk posisi Mid Lane, Valentina masih menjadi salah satu Mage paling berpengaruh. Hero ini menghadirkan fleksibilitas luar biasa karena mampu mencuri dan menggunakan ultimate lawan.
Berkat kemampuan tersebut, Valentina sering mengubah jalannya pertandingan hanya dengan satu momen penting. Tidak heran jika hero ini mengumpulkan 93 kali Ban/Pick dengan win rate mencapai 53 persen.
Selain Valentina, Zhuxin juga menjadi langganan ban dalam turnamen. Hero ini mencatatkan 131 kali Ban/Pick dan terus memaksa lawan mengubah strategi permainan mereka.
Walaupun win rate Zhuxin tidak terlalu tinggi, kemampuan zoning dan crowd control yang dimilikinya tetap memberikan tekanan besar sejak early game hingga late game. Karena alasan itulah banyak tim memilih mengamankan atau langsung memban hero tersebut.
Baxia dan Harley Bersinar di Jungle
Role Jungler menghadirkan persaingan yang sangat menarik. Namun demikian, Baxia berhasil menempati posisi teratas berkat performa luar biasa sepanjang turnamen.
Baxia mengumpulkan 124 kali Ban/Pick dan menghasilkan win rate mencapai 67 persen. Angka tersebut menunjukkan betapa efektifnya hero Tank ini dalam berbagai situasi.
Selain memiliki daya tahan tinggi, Baxia juga mampu mengurangi efek healing lawan secara signifikan. Oleh karena itu, hero ini sangat efektif untuk menghadapi META yang dipenuhi Fighter dan hero dengan lifesteal tinggi.
Sementara itu, Harley kembali masuk jajaran Jungler terbaik setelah mendapatkan penyesuaian yang menguntungkan. Pengurangan cooldown pada skill kedua membuat Harley semakin lincah saat melakukan rotasi maupun memburu hero core lawan.
Hasilnya, Harley berhasil mencatatkan win rate sebesar 56 persen dan kembali menjadi pilihan favorit para pemain yang menyukai gaya permainan agresif.
Sora dan Phoveus Kuasai EXP Lane
EXP Lane menghadirkan kejutan besar melalui kemunculan Sora. Hero terbaru ini langsung menarik perhatian karena menawarkan fleksibilitas yang sangat tinggi.
Sora mampu beradaptasi dengan berbagai situasi pertandingan. Dalam satu kondisi, ia dapat berperan sebagai tank yang melindungi tim. Namun pada situasi lain, ia juga mampu berubah menjadi assassin yang mematikan saat duel satu lawan satu.
Selain Sora, Phoveus tetap mempertahankan popularitasnya sebagai penghancur hero-hero dengan mobilitas tinggi.
Hero ini mencatatkan 119 kali Ban/Pick dan sering menjadi pilihan utama ketika lawan menggunakan hero yang mengandalkan dash seperti Harley, Freya, maupun Suyu.
Karena itu, banyak tim langsung mengamankan Phoveus sejak awal draft untuk mengurangi ancaman dari hero-hero lincah tersebut.
Kaja Menjadi Roamer Paling Dominan
Di role Roamer, Kaja tampil sebagai penguasa META MPL PH Season 17. Hero ini tidak hanya menawarkan crowd control kuat, tetapi juga menghadirkan kemampuan pick-off yang sangat efektif.
Sepanjang turnamen, Kaja mencatatkan 106 kali Ban/Pick dengan win rate sebesar 61 persen. Statistik tersebut menunjukkan konsistensinya dalam membantu tim meraih kemenangan.
Ultimate miliknya memungkinkan Kaja menculik hero penting lawan sebelum team fight dimulai. Selain itu, ia juga memiliki sustain yang baik sehingga mampu bertahan lebih lama di garis depan.
Di belakang Kaja, Gatotkaca muncul sebagai kuda hitam yang sering memberikan kejutan. Hero ini menghasilkan win rate sebesar 57 persen berkat kemampuan inisiasi jarak jauh yang mampu membalikkan keadaan hanya dalam satu momen.
Kesimpulan: Ikuti META Pro Player untuk Push Rank Lebih Mudah
Menjelang akhir musim, setiap bintang menjadi sangat berharga. Oleh sebab itu, Anda perlu memilih hero yang benar-benar efektif dan sesuai dengan META terkini.
Claude, Valentina, Baxia, Sora, dan Kaja membuktikan kualitas mereka di panggung MPL PH Season 17. Selain memiliki statistik impresif, hero-hero tersebut juga menunjukkan konsistensi tinggi saat menghadapi tekanan pertandingan profesional.
Jika Anda ingin memperbesar peluang meraih win streak dan menembus rank yang lebih tinggi sebelum season berakhir, maka memasukkan salah satu hero di atas ke dalam strategi draft bisa menjadi langkah terbaik.









