Odong-Odong Masuk Jurang di Puncak, Dua Tewas dan 17 Penumpang Luka-Luka

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, SUNGAI PENUH — Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit kendaraan R6 odong-odong terjadi di Jalan Lintas Sungai Penuh–Tapan KM 30, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, pada Sabtu (06/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Insiden tragis ini menyebabkan dua orang meninggal dunia, sementara 17 penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Kejadian bermula saat kendaraan odong-odong yang dikemudikan Bujang S. (55) melaju dari arah Sungai Penuh menuju Tapan dengan kecepatan sedang. Saat memasuki jalan tikungan, tiba-tiba rem kendaraan diduga blong sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan dan terpental masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih 10 meter.

Para korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tapan untuk mendapatkan perawatan. Sopir dan satu penumpang bernama Erni Juliarti (52) dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 17 penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Baca Juga :  Monadi - Murison Raih Dukungan Tokoh Besar, Anggota DPD dan DPR RI, Eks Ketua BPK RI dan Anak Pj Bupati Kerinci

Korban meninggal dunia:

  1. Bujang S. (55) – Sopir, warga Nagari Lakitan Selatan, Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat
  2. Erni Juliarti (52) – IRT, warga Daratan Maratu, Nagari Rakitan, Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat

Sebanyak 17 penumpang lainnya, mayoritas perempuan berusia 40–67 tahun, berasal dari berbagai nagari di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kasat Lantas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, S.AP, menjelaskan bahwa kondisi jalan di lokasi kejadian berupa aspal dengan lebar hanya 5 meter serta berada pada tikungan tajam tanpa rambu lalu lintas. Cuaca cerah saat kejadian, dan kawasan sekitar merupakan area perkebunan.

Baca Juga :  Zulfikar Resmi Jabat Direktur Operasional Bank Jambi

Dari pemeriksaan awal, seluruh aspek kendaraan dilaporkan dalam keadaan baik, namun pengemudi tidak memiliki SIM B1 sesuai ketentuan mengemudikan kendaraan jenis tersebut.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp5.000.000. Polisi telah melakukan serangkaian tindakan, antara lain: Mendatangi dan mengamankan TKP, Melakukan olah tempat kejadian perkara, Mencari dan mendata saksi, Melaporkan kejadian kepada pimpinan, Melakukan evakuasi kendaraan yang jatuh ke jurang.

Kasat Lantas Polres Kerinci mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan layak jalan dan mematuhi aturan berkendara, termasuk memiliki kelengkapan izin mengemudi resmi.(Adi)

Berita Terkait

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini
Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam
Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa
HUT RI ke-81 di Depati Tujuh Makin Meriah, Lomba Domino Jadi Magnet Masyarakat
Bank Jambi Kerinci Sosialisasikan Produk Perbankan ke Sejumlah Sekolah
Disparbud Kerinci Bekali 30 Tour Guide, Dorong Brand Pariwisata yang Berdaya Saing
PC IMM Kerinci Geruduk Kejari Sungai Penuh, Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pengamat: CSR Bank Jambi Perkuat Struktur Sosial Lewat Bantuan Masjid dan Kegiatan Kemasyarakatan
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:37 WIB

HUT RI ke-81 di Depati Tujuh Makin Meriah, Lomba Domino Jadi Magnet Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Bank Jambi Kerinci Sosialisasikan Produk Perbankan ke Sejumlah Sekolah

Berita Terbaru