Warga Desak BK DPRD Segera Proses Oknum Legislator yang Diduga Terlibat Proyek Klinik Polres Kerinci

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, SUNGAIPENUH – Desakan publik terhadap Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Sungai Penuh semakin menguat menyusul mencuatnya dugaan keterlibatan salah seorang anggota DPRD, Indra Apdi, dalam proyek pembangunan Klinik Polres Kerinci senilai Rp 1,4 miliar yang bersumber dari APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025.

Sejumlah warga dan aktivis lokal menilai BK DPRD tidak boleh tinggal diam dan harus segera memanggil oknum anggota dewan yang diduga memiliki saham di perusahaan pelaksana proyek, PT Alam Padoeka Djaya Inti.

“BK harus turun tangan segera. Jangan sampai kasus ini dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut nama baik lembaga DPRD. Kalau benar ada anggota dewan yang terlibat secara bisnis dalam proyek pemerintah, itu jelas pelanggaran etik,” ujar Dedi Dora, Pengamat Kebijakan Publik Provinsi Jambi, Senin (20/10).

Baca Juga :  Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Menurutnya, meskipun oknum DPRD tersebut sudah membantah sebagai komisaris, namun pengakuan memiliki saham tetap harus diproses secara etik dan administratif.
“DPRD itu pengawas anggaran, bukan pemain proyek. Kepemilikan saham di perusahaan pelaksana proyek pemerintah saja sudah berpotensi menimbulkan conflict of interest,” tambahnya.

Beberapa warga juga menyampaikan keprihatinan mereka terhadap maraknya indikasi rangkapan kepentingan politik dan bisnis di lingkaran legislatif. Mereka berharap BK DPRD bisa bersikap transparan dan tegas.

Baca Juga :  AZ-FER Sulit Dibendung !! Oknum Semakin Gencar Sebarkan Kampanye Hitam

“Kalau DPRD sendiri tidak bersih, bagaimana mau mengawasi eksekutif? Kami minta BK bertindak objektif dan profesional, padahal buktinya ada,” kata warga Koto Baru.

Sementara itu, hingga kini BK DPRD Kota Sungai Penuh belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah yang akan diambil atas dugaan tersebut. Publik menanti tindakan nyata sebagai bentuk komitmen DPRD terhadap integritas dan akuntabilitas lembaga legislatif.(Adi)

Berita Terkait

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes
Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Lupa Pasword, ini Caranya
Bank Jambi Kerinci Ambil Bagian di Festival Kopi Kerinci
Proyek Tanggul Batang Merao Rp12,9 Miliar Disorot, Dugaan Pengurangan Jumbo Bag Minta Diusut
Seduh 3.805 Kopi Semarakkan Festival Kopi Kerinci 2026
Tanam Perdana Kopi Arabika 2026, Dorong Kopi Kerinci Mendunia
Bank Jambi Cabang Kerinci Dukung Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Kopi Lokal Menuju Panggung Dunia
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes

Jumat, 25 September 2026 - 19:32 WIB

Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci

Senin, 21 September 2026 - 10:24 WIB

Bank Jambi Kerinci Ambil Bagian di Festival Kopi Kerinci

Minggu, 20 September 2026 - 23:37 WIB

Proyek Tanggul Batang Merao Rp12,9 Miliar Disorot, Dugaan Pengurangan Jumbo Bag Minta Diusut

Minggu, 20 September 2026 - 22:40 WIB

Seduh 3.805 Kopi Semarakkan Festival Kopi Kerinci 2026

Berita Terbaru