Tak Bayar Upah Pekerja, CV Trinitas Milik Riki Harus Masuk Daftar Hitam oleh Pemkot Sungai Penuh – Kerinci

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAI PENUH – CV Trinitas, yang merupakan perusahaan diduga milik Riki Susanto alias Riki RN menjadi sorotan setelah sejumlah pekerja mengeluhkan belum menerima upah atas kegiatan Rehabilitasi Drainase jalan koto keras dan RE Martadinata Kota Sungai Penuh 2024.

Tak tanggung – tanggung, bahkan para pekerja resmi laporkan CV Trinitas ke Polres Kerinci. Alasan dilaporkannya CV Trinitas ini tidak lain ialah soal gaji puluhan pekerja yang hingga saat ini tak kunjung dibayar.

Adapun jumlah total gaji pekerja yang tak dibayar kisaran Rp. 50 juta lebih, terdiri dari 13 orang pekerja.

Situasi ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak yang meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk segera memasukkan CV Trinitas dalam daftar hitam (blacklist) sebagai sanksi atas pelanggaran hak pekerja.

Baca Juga :  Irbansus Diminta Turun ke Lapangan, Audit Khusus Empat Desa Semerap

Keluhan ini datang dari para pekerja yang mengaku sudah lama menunggu kepastian pembayaran upah dari perusahaan tersebut.

“Kami sudah bekerja sesuai kontrak, tetapi hingga kini upah kami belum dibayarkan. Kami merasa sangat dirugikan,” ujar salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya.

“Dengan kejadian ini, Sudah seharusnya Pemkab Kerinci dan Sungai Penuh mengambil tindakan tegas dengan mem-blacklist perusahaan yang tidak bertanggung jawab seperti ini,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak CV Trinitas maupun Riki Susanto selaku pemilik perusahaan belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan tersebut. “Ketoko sajo, kalau mau klarifikasi,” kata Riki melalui via whatsapp, kemarin.

Baca Juga :  Melawan Polisi Pakai Parang, Bandar Narkoba di Kerinci Ditembak

Desakan untuk memasukkan CV Trinitas ke dalam daftar hitam semakin kuat seiring meningkatnya dukungan dari masyarakat dan aktivis hak pekerja.

Langkah ini diharapkan bisa menjadi peringatan bagi perusahaan lain agar lebih memperhatikan hak-hak pekerja mereka.

Perkembangan kasus ini akan terus dipantau, mengingat pentingnya penegakan hukum ketenagakerjaan dan keadilan bagi para pekerja di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Sebelumnya para pekerja telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kerinci pada Senin (17/2/2025) dengan melampirkan rekapan daftar gaji yang belum dibayar. “Sudah disposisi ke kanit, kita proses dengan SOP, “ kata Kasat Saat dikonfirmasi, kemarin.(Adi)

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus
Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:27 WIB

LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru