Dugaan Mark Up Dana Pemeliharaan Peralatan Perkantoran di Bandara Depati Parbo Tahun Anggaran 2024 Mulai Mencuat

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Aroma dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di tubuh Bandara Depati Parbo Kabupaten Kerinci. Kali ini sorotan publik mengarah pada pos belanja pemeliharaan peralatan perkantoran tahun anggaran 2024, yang nilainya dinilai janggal dan berpotensi terjadi mark up.

Berdasarkan data yang dihimpun, total dana belanja keperluan perkantoran yang mencapai hampir Rp 2 Milyar lebih dengan beberapa item dengan nama belanja yang sama yakni dengan rincian :

  • Rp 1.566.101.000
  • Rp 167.000.000
  • Rp 157.000.000
  • Rp 339.358.000
  • Rp 79.000.000

Jika ditotal, nilai belanja pemeliharaan tersebut mencapai lebih dari Rp 2 Milyar lebih hanya untuk satu tahun anggaran. Nilai ini dianggap tidak wajar dan menimbulkan pertanyaan serius mengenai kebutuhan riil pemeliharaan peralatan perkantoran di bandara yang relatif kecil lingkup operasionalnya.

Baca Juga :  Peduli Tanpa Pilih Kasih, Sosok Pemimpin yang Dinantikan Masyarakat

LSM Cakrawala Nusantara menilai besarnya anggaran tersebut membuka peluang praktik mark up, mengingat standar kebutuhan perawatan peralatan perkantoran umumnya jauh di bawah angka fantastis yang dianggarkan.

“Jika kita lihat rincian anggarannya, ada ketidakrasionalan penggunaan dana. Apakah benar peralatan kantor di Bandara Depati Parbo membutuhkan biaya pemeliharaan setinggi itu? Dugaan kuat ada pembengkakan yang disengaja,” tegas salah satu perwakilan LSM.

Terkait dugaan tersebut, LSM Cakrawala Nusantara resmi melayangkan laporan ke Kementerian Perhubungan agar segera dilakukan audit mendalam dan investigasi menyeluruh terhadap pos-pos belanja dimaksud.

Baca Juga :  Prestasi Nasional, PA Muara Bulian Peringkat 2 Nilai Kinerja

Publik kini menanti langkah tegas Kementerian Perhubungan dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Pasalnya, kasus dugaan pemborosan anggaran ini bukan hanya soal kerugian negara, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat yang berharap pengelolaan keuangan negara dilakukan dengan transparan dan akuntabel.

Sementara itu pihak Bandara Depati Parbo Kerinci diminta klarifikasi membantah hal tersebut. Humas Bandara Depati Parbo, Asveri Oriza, menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. “Itu tidak benar,” singkatnya.(Adi)

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus
Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini
Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:27 WIB

LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus

Berita Terbaru