Kisruh Swarnabumi, Ini Pernyataan Disbudpar Sungai Penuh

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisara (Budpar) Kota Sungai Penuh, Boby Arisandi angkat bicara terkait kisruh pelaksanaan Kenduri Swarnabumi Lek Negroi yang dilaksanakan di kecamatan Pondok tinggi, beberapa hari lalu.

Menurutnya, kegiatan yang dihadiri Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI diwakili, Drs Siswanto MA, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V Provinsi Jambi Novie Hari Putranto, Pamong Budaya Dir.Perfilman, Musik dan Media Ibu Meta Ambarpana berlangsung dengan sukses.

“Kegiatan Swarnabumi merupakan kegiatan budaya yang difasilitasi Kemendikbudristek RI, namun pada saat yang bersamaan disandingkan dengan kegiatan peringatan 150 Masjid Agung Pondok Tinggi,” ungkap Boby.

Baca Juga :  Ini 3 Nama Nilai Tertinggi Hasil Akhir Evaluasi Seleksi Terbuka JPTP Pemkab Kerinci

Dijelaskannya, Swarnabhumi merupakan kegiatan Pemerintah kota Sungai Penuh yang dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni.

Pada Swarna bhumi digelar beberapa kegiatan mulai dari Pembersihan drainase di jembatan layang hingga penaburan bibit ikan.

“Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, seperti pembersihan drainase di jembatan layang hingga Penaburan 20 ribu bibit benih ikan di jembatan layang,” katanya

“Kita juga menggelar penanaman pohon, namun sayangnya pada kesempatan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait jumlah bibit pohon tidak sesuai keinginan, dari target 1500 batang pohon yang ada hanya 60 batang, bersumber dari Dinas Pertanian 30 batang dan TNKS 30 batang. Itu sudah ditanam secara bersama,” beber dia.

Baca Juga :  Kedatangan Fikar-Yos Disambut Antusias Warga Desa Permanti Pondok Tinggi

Ditanya terkait Dana pelaksanaan, dia menyebutkan dana untuk pelaksanaan kegiatan Swarna bumi berasal dari 3 sumber, yakni dari Kemendikbudristek RI sebesar Rp 200 juta, Dari dana Sharing pendamping hingga partisipasi masyarakat.

“Untuk dana Kementerian sudah di transfer ke Rekening Adat, Dana sharing Rp 72.590.000 yang digunakan untuk akomodasi dan fasilitasi lainnya mulai dari perlengkapan hingga kebutuhan personil pengamanan. Sedangkan untuk partisipasi masyarakat itu iuran masyarakat, kita tidak rahu jumlahnya berapa,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Berita Terbaru