Doni : Kualitas Guru Akar Masalah Pendidikan di Jambi

- Jurnalis

Kamis, 13 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – permasalahan guru di indonesia selalu menjadi problematika yang sering dihadapi oleh tenaga pendidik. Kurangnya pengalaman dan kompetensi guru membuat kualitas pendidikan menjadi menurun.

Doni Ropawandi, yang merupakan mahasiswa doctoral National University of Malaysia yang khusus meneliti tentang pendidikan berbasis Augmented Reality bependapat bahwa Jambi perlu melatih banyak guru dan dosen keluar negeri.

Yang menjadi akar masalah pendidikan di Indonesia khusus provinsi jambi adalah kurangnya perhatian peningkatan kualitas guru sehingga langkah pendidikan kita menjadi sedikit terhambat.

Temuan terungkap, dari hasil penelitiannya yang menyatakan bahwa dari 900 responden yang diteliti, sebanyak 55 persen di antaranya memiliki indeks kualitas guru yang rendah atau dibawah kemampuan dalam menghandle komptensi pelajar sehingga hal ini dapat menghambat laju pendidikan di provinsi jambi.

Baca Juga :  Daftar ke PKS, Sinyal Duet Fikar-Ferry Menguat

“Menurut Doni, ada dua akar masalah Pertama, pembelajaran tidak tuntas. Kedua, gurunya tidak kompeten,” tegasnya.

Dikatakan doni, faktor kompetensi guru menjadi sorotan dalam peneltianya ini. Sebab, sebaik apapun metode yang digunakan, keberhasilan pendidikan dan siswa dikelas sangat tergantung pada kompetensi guru.

Baca Juga :  Diikuti Millenial Dari Berbagai Latar Belakang, KNPI Kerinci Sukses Gelar Webinar Kepemudaan

“Kualitas guru adalah salah satu hal yang menjadi instrument yang niscaya dapat dilakukan. Sertifikasi setidaknya bisa menjamin standar kompetensi guru dalam mencapai tujuan pendidikan,” ujarnya.

Kemungkinan langkah yang bisa dilakukan adalah mengirim guru ke luar negeri untuk mendapat short course untuk peningkatan kualitas guru.

“Mungkin pemprov jambi atau pemerintah kabupaten/kota dapat mengirimkan guru ke malaysia seperti ke UTM Space (CenT-TI) karena mereka punya standar tinggi dan konsen yang mendalam mengenai kualitas guru terutama berkaitan trend HOT/KBTT,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:27 WIB

LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Berita Terbaru