Sekda Kerinci Apresiasi Buku Puisi Pertama Hasil Karya Komunitas Aksara Pijar

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM – Sekda Kabupaten Kerinci Asraf, S.Pt,. M.Si. mengapresiasi buku puisi pertama yang berjudul “Aksara Rasa” hasil karya para kaum muda Aksara Pijar, karena buku ini dinilai akan menambah hazanah literasi budaya dan kekayaan wawasan intelektual bagi generasi muda.

“Kami mengucapkan selamat atas terbitnya buku ‘Aksara Rasa’ karya para kaum muda Aksara Pijar. Semoga bermanfaat dalam menambah khazanah literasi kebudayaan dan karya-karya para kaum pemuda dalam berkreasi,” ungkap Sekda Kerinci, hari Selasa (20/10) siang.

perkembangan literasi puisi kaum muda yang ada di Kerinci dan Sungai Penuh, terbukti Komunitas Aksara Pijar Kerinci sukses menyusun sebuah buku puisi pertama mereka.

Baca Juga :  BB 3,5 Ons Sabu, 2 Pelaku Diringkus Polres Kerinci

Selanjutnya sambung Sekda Kerinci menariknya, buku antologi puisi karya anak muda Kerinci ini dibubuhi dengan tulisan aksara incung Kerinci.

“Ini harapan masyarakat kerinci agar generasi pemuda ke depan lebih berkreasi lagi,” ungkap Asraf.

Sementara itu, Widodo SH, manta Ketua Aksara Pijar Kerinci, mengatakan pihaknya mengucapkan rasa terima kasih kepada Pj Sekda Kerinci yang telah menyempatkan waktu untuk bertemu dan sekaligus launching buku dari komunitas aksara pijar yang berjudul “Aksara Rasa”

Baca Juga :  BRI Cabang Sungai Penuh Serahkan CSR 1 Unit Mobil Ambulance ke Kodim 0417 Kerinci

Buuku aksara ini, kata dia adalah buku antalogi puisi dari komunitas Aksara Pijar. Yang mana setiap anggota mengumpulkan tulisan terbaiknya untuk dibukukan. Dan dalam proses pembukuan buku “aksara”, komunitas aksara pijar bekerja sama juga dengan komunitas incung.

“hasil akhirnya, di dalam buku yang komunitas kami terbitkan juga terdapat translate aksara incung yang mewakili budaya, ciri khas maupun literasi di kabupaten kerinci,” tutup Widodo

Berita Terkait

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini
Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam
Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa
HUT RI ke-81 di Depati Tujuh Makin Meriah, Lomba Domino Jadi Magnet Masyarakat
Bank Jambi Kerinci Sosialisasikan Produk Perbankan ke Sejumlah Sekolah
Disparbud Kerinci Bekali 30 Tour Guide, Dorong Brand Pariwisata yang Berdaya Saing
PC IMM Kerinci Geruduk Kejari Sungai Penuh, Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
BWSS VI Jambi Prioritaskan Perbaikan Irigasi Kasigi, Usulan Camat Depati Tujuh Direspons Cepat demi Ketahanan Pangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:37 WIB

HUT RI ke-81 di Depati Tujuh Makin Meriah, Lomba Domino Jadi Magnet Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Bank Jambi Kerinci Sosialisasikan Produk Perbankan ke Sejumlah Sekolah

Berita Terbaru