GLOBALJAMBI.CO.ID – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, berlangsung semakin meriah.
Dari berbagai perlombaan yang di gelar, lomba domino menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak menarik perhatian masyarakat.
Lomba domino tersebut di ikuti sekitar 30 pasangan peserta dari berbagai kalangan. Pesertanya tidak hanya berasal dari masyarakat umum, tetapi juga melibatkan unsur Kapolsek, Danramil, seluruh kepala desa (Kades) dan perangkat desa se-Kecamatan Depati Tujuh.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut membuat suasana perlombaan semakin semarak. Selain menjadi ajang hiburan dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI, lomba domino juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi. Antar masyarakat dan unsur pemerintahan di Kecamatan Depati Tujuh.
Lomba Domino Jadi Magnet Masyarakat
Lomba domino menjadi salah satu kegiatan yang cukup dominan dalam rangkaian perlombaan kemerdekaan di Kecamatan Depati Tujuh. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pasangan yang ikut ambil bagian.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan bermain, perlombaan ini juga menghadirkan suasana keakraban. Para peserta dari berbagai latar belakang duduk bersama, berkompetisi secara sportif. Sekaligus membangun komunikasi dan kebersamaan.
Selain lomba domino, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan lainnya. Di antaranya sambung lirik lagu, balon dangdut, serta estafet sarung.
Rangkaian perlombaan tersebut menjadi bagian dari kemeriahan menyambut 17 Agustus 2026. Sekaligus mengajak masyarakat untuk mengisi momentum kemerdekaan, dengan kegiatan yang positif dan mempererat persaudaraan.
Camat Depati Tujuh: Bukan Sekadar Perlombaan
Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, mengatakan bahwa kegiatan perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya di pandang sebagai kegiatan hiburan.
Menurutnya, ada nilai kebersamaan, gotong royong dan silaturahmi yang jauh lebih penting di balik setiap perlombaan yang di laksanakan. “Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita mengenang perjuangan para pahlawan. Tetapi juga bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan membangun kebersamaan, dan menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujar Indra Hermawan.
Ia menilai, keterlibatan berbagai unsur masyarakat, pemerintah desa, TNI dan Polri dalam perlombaan tersebut. Merupakan gambaran bahwa semangat kebersamaan harus terus di jaga.
“Lomba domino dan perlombaan lainnya bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita bisa duduk bersama, berinteraksi, saling menghargai dan mempererat silaturahmi. Dari kebersamaan seperti inilah kita membangun Kecamatan Depati Tujuh yang semakin kompak,” katanya.
Ia menambahkan bahwa, berbagai perlombaan ini merupakan Instruksi Bapak Bupati Kerinci Untuk Memeriahkan HUT RI Ke 81 Tahun di Setiap Kecamatan. “Jangan sampai Bahasa Efisiensi Mengurangi Jiwa Kebangsaan Kita dalam merayakan dan Memeriahkan HUT RI Ke 81 Tahun,” tegasnya.
Indra juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. “Menang adalah kebanggaan, tetapi menjaga persaudaraan jauh lebih utama. Mari kita jadikan seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ini sebagai ruang untuk memperkuat persatuan, mempererat hubungan antara pemerintah. Dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” tuturnya.
Semarak Kemerdekaan di Depati Tujuh
Rangkaian perlombaan kemerdekaan di Kecamatan Depati Tujuh di jadwalkan berlangsung pada 10 hingga 16 Agustus 2026. Sebelum puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Sementara itu, pendaftaran perlombaan di laksanakan pada 3 hingga 10 Agustus 2026 di Kantor Camat Depati Tujuh.
Dengan banyaknya peserta dari berbagai kalangan, khususnya pada lomba domino. Kegiatan tersebut di harapkan mampu menciptakan suasana kemerdekaan yang meriah. Sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat, pemerintah desa, TNI dan Polri.
Semangat kemerdekaan pun di harapkan tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan. Tetapi terus di wujudkan melalui kebersamaan, gotong royong dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.










