Pasca Banjir, Warga Debai Diserang Penyakit DBD, Dinkes Sungaipenuh Diminta Lakukan Fogging

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAI PENUH – Pasca banjir di Kota Sungaipenuh, berbagai dampak yang ditimbulkan dari peristiwa ini, tak terkecuali penyebaran sejumlah penyakit pasca-banjir. Penyakit pasca banjir adalah berbagai penyakit yang jumlah kasusnya akan meningkat setelah banjir dan musim penghujan.

Salah satu penyakit menular pasca banjir yang harus diwaspadai, adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Secara geografis Kota Sungaipenuh adalah daerah yang landai dan apabila curah hujan yang tinggi seperti saat ini akan banyak terjadi genangan air yang berpotensi menjadi tempat perindukan sarang nyamuk terutama nyamuk aides aegepty yang menyebabkan penyakit DBD.

Baca Juga :  Rotasi Jabatan di RSUD, Azhar Hamzah Dorong Layanan Publik Lebih Profesional

Seperti yang terjadi di Desa Debai, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungaipenuh ada sejumlah warga yang terkena penyakit DBD dari orang tua sampai dengan balita.

Hal ini diakui oleh Pratama, salah seorang warga Debai. Ia mengatakan pasca banjir ada satu keluarga di Desa Debai terkena DBD. “Ya ada satu keluarga terkena DBD setelah banjir beberapa minggu yang lalu,” katanya.

Baca Juga :  Wako Alfin Safari Jum’at di Masjid Madaniatul Islamiyah

Sebelumnya, Warga sudah meminta Pemerintah Kota Sungaipenuh melalui Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging, namun sampai saat ini tidak dilakukan. “Kita sudah sampaikan kepada Pemkot Sungaipenuh untuk melakukan fogging, namun sampai saat ini tidak dilakukan, akibatnya banyak warga yang terserang penyakit DBD,” ungkapnya.

Sementara itu Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kota Sungaipenuh dikonfirmasi wartawan melalui pesan Whatsapp tidak membalas pesan, terkait dengan permintaan masyarakat untuk melakukan fogging dan jumlah penyakit yang banyak dialami masyarakat pasca banjir.(*)

Berita Terkait

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Rabu, 30 September 2026 - 15:05 WIB

Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Berita Terbaru