Petugas Panwascam Diintimidasi Saat Kunjungan Ahmadi Zubir ke Pendung Hiang

- Jurnalis

Sabtu, 7 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tanah Kampung atas nama Ari Afneri mendapat intimidasi.

Aksi intimidasi itu terjadi saat Panwascam sedang melakukan pengawasan di simpang empat Desa Pendung Hiang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Saat itu sedang berlangsung acara paslon nomor urut 1 Ahmadi Zubir – Alvia Santoni.

Ari Afneri diminta pergi dari tempat acara, ia sempat menolak namun pelaku dengan suara keras mengusirnya, situasi sempat memanas.

Menurut laporan, pelaku juga memperlihatkan sesuatu yang diduga parang yang terselip di pinggang sambil mengusir petugas yang sedang melakukan pengawasan di lapangan itu.

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Kayu Aro

Adanya kejadian ini dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Sungai Penuh, Jumiral Lestari. Dia mengaku telah mendapatkan laporan dari Panwascam Tanah Kampung.

“Kejadiannya tadi malam selepas magrib di simpang empat Pendung Hiang,” ujarnya.

Jumiral mengatakan, kejadian ini berawal ketika salah satu calon datang ke lokasi. Diketahui paslon yang datang itu adalah paslon nomor urut 1.

Di salah satu rumah warga ada kegiatan calon, ketika dikonfirmasi oleh Panwascam kegiatan tersebut tidak ada STTP dari kepolisian, alasannya bukan kampanye tapi datang menengok orang sakit.

“Tapi di tempat itu ada penyerahan hasil panen dari petani ke paslon nomor 1 Ahmadi Zubir – Alvia Santoni,” kata Jumiral lagi.

Baca Juga :  Bertemu Gubernur Sumbar Di Kayu Aro, Syafril Bahas Pilkada dan Connecting Pariwisata Jambi-Sumbar

Diduga karena tidak senang dengan keberadaan Panwascam di lokasi, diduga dia ini melakukan intimidasi dan mengusir petugas yang sedang melakukan pengawasan.

“Jadi Panwascam kita diusir, menurut keterangan di lokasi pelaku buka baju sambil memperlihatkan parang yang terselip di pinggang pelaku, tidak tau apa maksudnya,” ungkap Jumiral lagi.

Atas tindakan intimidasi dan perbuatan menghalangi-halangi ini, Jumiral mengatakan pihaknya berencana akan melaporkan pihak berwajib. “Rencananya hari ini kita mau laporkan ke Polres Kerinci,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh
Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala Sekolah SD dan SMP di Sungai Penuh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Berita Terbaru