Renah Pemetik Sering Jadi Jualan Politik Para Anggota DPRD Kerinci, Kebun Warga Sudah di Jadikan Jalan

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Fhoto Kebun di Pemetik Kecil Dijadikan Jalan, banyak tanaman yang rusak

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Kerusakan jalan menuju Renah Pemetik Kabupaten Kerinci semakin hari semakin parah. Sudah puluhan tahun masyarakat Renah Pemetik, Sungai kuning, Lubuk Tabun dan Pasir jaya, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, masih belum merasakan jalan yang layak.

Irwan salah seorang warga Renah Pemetik mengatakan, rusaknya jalan renah pemetik membuat petani kesulitan membawa hasil pertanian mereka. Menurut dia, sudah beberapa tahun jalan Renah Pemetik tidak dilakukan perbaikan.

“Apa lagi saat musim musim hujan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewatinya,”sebutnya.

Padahal, jalan Ranah Pemetik yang kondisinya saat ini rusak parah tersebut menghubungkan empat desa. Yakni Pemetik Kecil, Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai.

Baca Juga :  Breaking News !! Monadi Raih SK Rekomendasi PAN untuk Pilkada Kerinci 2024

“Untuk melewati jalan tersebut, para petani terpaksa harus menimbun sendiri dengan menggunakan tanah dan koral, supaya tidak licin dan berlumpur. Karena tidak ada ditimbun, terpaksa kita timbun sendiri, karena ini merupakan satu-satunya jalan untuk membawa hasil perkebunan, seperti kentang dan kopi,” ungkapnya.

Menurut Irwan semenjak jalan Renah Pemetik dibuka sekitar awal tahun 2000an nampaknya tidak menyelesaikan duka bagi petani. Sampai sekarang jalan menuju Renah Pemetik masih rusak parah.

“Selama ini Renah Pemetik selalu menjadi jualan politik, bahwa jalan akan diperbaiki, saat pemilihan anggota Dewan, nanum setelah mereka dipilih, sampai sekarang jalan tidak kunjung diperbaiki,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bank Jambi Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari The Iconomics Media

Alan warga lain mengatakan, karena tidak adanya perbaikan, bahkan kebun warga yang berada di jalan yang berlubang dijadikan jalan warga, hingga membuat tanaman warga menjadi rusak. “Ya, kebun warga dijadikan jalan, banyak tanaman yang rusak, karena jalan diluar berlubang dan tidak di perbaiki,” sebutnya.

Padahal lanjutnya, kebun salah satu anggota DPRD Kerinci yang terpilih pada Pileg 2019 yang lalu yakni Yenwen bersebelahan dengan kebun warga yang dijadikan jalan tersebut. “Kita minta kepada anggota dewan dan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan tersebut, jangan janji politik saja, setelah terpilih tidak memperhatikan warga,”terangnya.

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus
Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini
Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam
Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini

Berita Terbaru