3 Tahun Vakum, Camat Depati VII Bersama Desa Lubuk Suli Bangkit! Tetap Ikut Lomba Desa Meski Diterpa Banjir

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Setelah tiga tahun vakum, Kecamatan Depati Tujuh akhirnya kembali ambil bagian dalam Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kerinci. Menariknya, Desa Lubuk Suli tetap menunjukkan semangat tinggi meskipun tengah menghadapi bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, bersama Kepala Desa Lubuk Suli memastikan bahwa keikutsertaan dalam lomba ini bukan sekadar seremoni belaka. Sebaliknya, momen ini di manfaatkan sebagai ajang untuk menampilkan potensi terbaik desa sekaligus hasil pembangunan yang telah di capai.

Bangkit di Tengah Bencana

Meski banjir sempat mengganggu aktivitas masyarakat, Pemerintah Desa Lubuk Suli tidak surut langkah. Mereka tetap mempersiapkan berbagai aspek penilaian lomba dengan maksimal. Mulai dari administrasi pemerintahan, inovasi pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat, semuanya di tata secara serius.

Selain itu, semangat gotong royong warga menjadi kekuatan utama. Warga bersama perangkat desa bahu-membahu memastikan lingkungan tetap tertata dan siap di nilai oleh tim kabupaten.

Bukan Sekadar Seremoni

Camat Depati Tujuh menegaskan bahwa lomba desa bukan hanya formalitas tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi desa untuk terus berkembang.

Baca Juga :  Bupati Monadi Dorong Digitalisasi Desa, Kerinci Menuju Pelayanan Modern

Menurutnya, Desa Lubuk Suli memiliki potensi besar yang layak di tampilkan. Oleh karena itu, keikutsertaan ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan capaian nyata di lapangan.

Optimisme Raih Hasil Terbaik

Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, Pemerintah Kecamatan Depati Tujuh optimis Desa Lubuk Suli mampu memberikan hasil terbaik. Terlebih, kondisi sulit akibat banjir justru menjadi bukti ketangguhan masyarakat dalam menghadapi tantangan.

Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, menyampaikan bahwa keikutsertaan Desa Lubuk Suli dalam lomba desa tahun ini merupakan simbol kebangkitan setelah tiga tahun vakum.

“Pertama, kami ingin menegaskan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar memenuhi agenda tahunan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mendorong kemajuan desa, meskipun di hadapkan dengan berbagai tantangan, termasuk bencana banjir yang saat ini di rasakan masyarakat Lubuk Suli,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi banjir justru menjadi momentum untuk memperlihatkan kekuatan solidaritas masyarakat. Pemerintah desa bersama warga mampu bergerak cepat dalam penanganan dampak, sekaligus tetap mempersiapkan diri menghadapi penilaian lomba.

Baca Juga :  Terus Menguat, Kali ini 6 Desa Mudik Gunung Kerinci Siap Menangkan Monadi - Murison

“Ini yang ingin kami tunjukkan kepada tim penilai, bahwa desa kami tidak hanya unggul dalam kondisi normal, tetapi juga tangguh dalam situasi sulit. Semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi nilai lebih yang tidak bisa di ukur hanya dari dokumen administratif,” tambahnya.

Lebih lanjut, Indra Hermawan menekankan bahwa lomba desa merupakan sarana evaluasi yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan dan desa dapat mengukur sejauh mana program pembangunan berjalan efektif dan menyentuh masyarakat.

“Kami berharap, melalui lomba ini, Desa Lubuk Suli dapat menunjukkan inovasi, kemandirian, serta keberhasilan dalam pelayanan publik. Namun yang lebih penting, kami ingin menjadikan ini sebagai motivasi berkelanjutan agar desa terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembangunan ke depan,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan optimisme.

“Apapun hasilnya nanti, yang terpenting adalah proses dan semangat kebersamaan yang sudah terbangun. Kami optimis Desa Lubuk Suli mampu memberikan yang terbaik dan menjadi contoh bagi desa lainnya di Kabupaten Kerinci,” tutupnya.

Berita Terkait

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Wawako Azhar Hamzah Serahkan 12.000 Bibit Ikan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan
Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Lupa Pasword, ini Caranya
Bank Jambi Kerinci Ambil Bagian di Festival Kopi Kerinci
Proyek Tanggul Batang Merao Rp12,9 Miliar Disorot, Dugaan Pengurangan Jumbo Bag Minta Diusut
Berita ini 337 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes

Sabtu, 26 September 2026 - 21:49 WIB

Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh

Jumat, 25 September 2026 - 19:32 WIB

Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci

Kamis, 24 September 2026 - 21:57 WIB

Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual

Selasa, 22 September 2026 - 22:09 WIB

Wawako Azhar Hamzah Serahkan 12.000 Bibit Ikan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan

Berita Terbaru