Tak Bayar Gaji, Dirut Cv Trinitas Riki Susanto Dilaporkan ke Polisi

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, Sungai Penuh— Belasan tukang pekerja Proyek Pemerintah di Kota Sungaipenuh melapor oknum rekanan ke Pihak Polres Kerinci, lantaran diduga gaji atau upah mereka belum dibayar.

Dalam surat laporan yang dituju ke Polres Kerinci, terdapat 13 tukang gaji atau upah mereka belum dibayar dengan gaji perhari 170 Ribu dengan jumlah hari yang berbeda.

Pelapor adalah Khaidir warga Paling Serumpun, Hamparan rawang bersama 13 orang pekerja tukang. Upah yang belum dibayar ada yang 5 hari dan sampai 89 hari belum dibayar dengan total
Rp 55.5900.000 oleh CV Trinitas dan terlapor Riki Susanto alias Riki RN.

Baca Juga :  6 Luhah Sungai Penuh Nyatakan Sikap Siap Berjuang Memenangkan Paslon AZ - FER

Adapun proyek 13 pekerja tukang yang belum dibayar ada pekerjaan proyek trotoar jalan RE Martadina dan Desa Koto Keras.

“Ya, 34 hari upah saya belum dibayar dengan total 5 juta 950 ribu. Waktu itu saya sebagai tukang proyek Riki di Koto Keras dan depan PLN bersaman belasan tukang,” kata Mawardi alias abah tis yang juga mengaku telah melapor ke Polres Kerinci Senin (17/2/2025).

Ia mengaku, bukan hanya upah gaji dirinya, juga belasan tukang lainnya juga belum dibayar dengan ditotalkan 50 juta lebih. “Banyak tukang, kami bekerja lembur siang dan malam mengerjakan proyek,” ucapnya.

Baca Juga :  Kemenag Kerinci Gelar FGD Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Very Prasetyawan dikonfirmasi mengatakan, bahwa laporan tersebuh telah diterima dan sudah ditindaklanjut ke Bagian Pidum.

“Sudah disposisi kanit, kita proses dengan SOP, “ kata Kasat Saat dikonfirmasi.

Terpisah, Riki Susanto alias Riki RN dikonfirmasi wartawan mengatakan, bahwa ia meminta datang ke tokonya. “Ketoko sajo, kalau mau klarifikasi,” kata Riki via whatsaap.(Adi)

Berita Terkait

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan
Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Berita Terbaru