Amburadul, BPK Diminta Periksa Dinas PUPR Sungai Penuh Terkait Proyek Batu Andesit dan Bollard

- Jurnalis

Rabu, 24 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAI PENUH – Proyek percantik Kota Sungai Penuh yang dilakukan Dinas PUPR Sungai Penuh dinilai amburadul. Bagaimana tidak, meskipun berulang kali dilakukan perbaikan, proyek yang baru seumur jagung tersebut lagi-lagi kembali rusak parah.

Untuk itu, dengan kondisi saat ini informasinya pihak BPK masih berada di Sungai Penuh, untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Dinas PUPR Sungai Penuh terkait Dua proyek yakni Batu Andesit dan Bollard.

Seperti Batu Andesit yang mengantikan aspal di depan Gedung Nasional Sungaipenuh, baru saja dipasang dan dilakukan perbaikan sudah mulai rusak dan bergelombang karena longgar. Bahkan mendapat, guyonan dari para perantau yang pulang ke kampung halaman saat hari raua Idul Fitri kemarin.

“Naik motor di jalan depan Gedung Nasional, seperti naik kudo (Kuda, red) banyak goyang – goyangnya,” ucap Andre, warga Sungai Penuh.

“Dulu cukup dengan aspal, Puluhan tahun jalan tersebut mulus. Kalau kondisi sekarang, bukan mempercantik, malah merusak pemandangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Emak-Emak Renah Surian Siap Memilih dan Menangkan Fikar-Yos

Hal senada disampaikan Sutrisno, dimana kalau ingin mempercantik jalan depan Gedung Nasional, cukup jalan itu dicat menjadi warna warni, lalu perbanyak lampu warna warni yang menyatukan dari kiri sampai kanan seperti jalan di Tugu Kris di Kota Jambi. “Sudah habis Milyaran, malah memperburuk pemandangan,” tegasnya.

Bukan hanya itu saja, Begitu juga dengan Bollard yang ada disepanjang trotoar di pusat Kota Sungai Penuh, juga terlihat rapuh dan sebagian sudah di lobang dan ditempel. Bahkan, beberapa ada yang sudah patah dan mengelupas.

Dari pantauan dilapangan, terlihat disepanjang jalan Gedung Nasional, batu-batu yang terpasang dari depan rumah dinas Wakil walikota – depan taman tugu 17, sudah banyak yang rusak dan bergelombang. Untuk menutupi kerusakan, mereka mencoba menutupi dengan melakukan pengecatan bola menjadi warna emas.

“Iya, kemarin saya lewat di sana, batu yang di pasang sudah banyak yang bergelombang dan rusak, dan ada yang sudah patah seperti didepan kantor Imigrasi. Padahal batu tersebut baru saja diganti,” kata Yudi, salah seorang aktivis Kerinci – Sungaipenuh.

Baca Juga :  Kunjungi Pasar Rakyat, Fikar-Yos Tampung Aspirasi dan Ini Yang Diharapkan Pedagang

Dia menyebutkan dengan adanya pemasangan batu endesit dan Bollard, memang dari penglihatan sementara untuk mempercantik suasana ditengah Kota Sungaipenuh, namun pekerjaannya amburadul dan asal jadi. “Kita mempertanyakan kinerja Dinas PU Kota Sungaipenuh, sampai saat ini banyak pembangunan yang tidak sesuai atau amburadul,” ujarnya.

Yudi minta Walikota Sungaipenuh mengevaluasi kinerja Kepal Dinas PU Sungaipenuh, Khalik Munawar, karena selama menjabat sebagai Kadis banyak pekerjaan yang amburadul. “Kita juga minta aparat hukum memeriksa Kadis PU terkait pengerjaan sejumlah proyek di Kota Sungaipenuh,” tutupnya.

Padahal Informasinya, revitalisasi jalan aspal ke jalan andesit menghabiskan anggaran Rp. 900 juta dari APBD Kota Sungai Penuh. Dan ditambah Bollard, sehingga mencapai Milyaran.(*)

Berita Terkait

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib
Wako Alfin Serahkan Ambulance untuk Warga Desa Sungai Ning
ASN Sungai Penuh Qurban 39 Ekor Sapi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:01 WIB

Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga

Berita Terbaru