Sindir Adirozal, Murasman Hingga Fauzi Siin. Ahmadi : Kalau Kita ‘Jadi Walikota’ Tidak Bawa Bahasa Sungai Liuk

- Jurnalis

Jumat, 4 Desember 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Orasi politik yang disampaikan oleh calon Walikota Sungaipenuh, Ahmadi Zubir dihadapan massa pendukungnya di Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit pada Rabu (2/12/2020) sempat menyindir kepemimpinan Bupati Kerinci asal Siulak dan era kemempinan Fauzi Siin.

Dalam orasi politik tersebut, Ahmadi Zubir menyampaikan sindiran bahwa pada intansi di Pemkab Kerinci yang dipimpin oleh Bupati Kerinci asal Siulak, bahasa yang digunakan pegawai di kantor adalah bahasa Siulak.

Sedangkan di era Fauzi Siin, kata dia, bahasa yang digunakan di kantor adalah bahasa Sungaipenuh.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Gelar Rakor Rembuk Stunting Tahun 2024

“Yang berpikir untuk apu nulum abak Ruci bue, ingat, maku uho sulok ituh nak jadi bupati trauh itu piyao? Karno uho itu lah dapeak candu jadi bupati. Yang dapeak candu itu masyarakat (masyarakat siulak), masyarakat merasa dimudahkan, merasa dimudahkan,” ujarnya.

“Maaf, akau ngatao ngusi kayao inih, akau di kantor kabupaten, kepala dinas salah satu dinas yang adeo di kabupaten baru-baru ini. Kalu kamai di kantor itu bahasu sulok. Kalu duleu zaman Fauzi Siin di kantor bukan bahasa Indonesia, tetapi itu adalah bahasa sunge pnaoh,” sambung Ahmadi.

Baca Juga :  Festival Kerinci Ke XX Tahun 2022 Resmi Dibuka, Adirozal : Bentuk Promosi Wisata dan Budaya Kerinci

“Dan kitao ideak kitao mwu bahasa sungi liaok ideak. Yang penting kitao merata, semua dapat bagian,” katanya lagi.

Adanya pernyataan sindiran terhadap kepemimpinan Bupati Kerinci asal Siulak dan era Fauzi Siin ini, dinilai Ahmadi menyindir bahwa era kepemimpinan asal Siulak dan Fauzi Siin kental dengan kolusi dan nepotisme. (*)

Berita Terkait

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib
Wako Alfin Serahkan Ambulance untuk Warga Desa Sungai Ning
ASN Sungai Penuh Qurban 39 Ekor Sapi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:01 WIB

Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga

Berita Terbaru