GLOBALJAMBI.CO.ID – Prestasi membanggakan datang dari Desa Sungai Abu, Kabupaten Kerinci. Kholiq Azzahran NA, bocah berusia 11 tahun, berhasil meraih juara 2 cabang Tilawah Al-Qur’an golongan anak-anak. Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi.
Capaian tersebut tidak hanya membawa kebanggaan bagi keluarga. Tetapi juga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Desa Sungai Abu. Dengan usia yang masih belia, Kholiq mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bersaing. Dengan peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Prestasi ini sekaligus menghadirkan inspirasi bagi generasi muda, khususnya anak-anak di pelosok desa. Bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah.
Berasal dari Keluarga Pendidik dan Tenaga Kesehatan
Kholiq merupakan putra pasangan Awaldin, S.Pd.Gr. seorang guru SD Koto Tebat, dan Susi Fitroneli Umria, seorang bidan desa (Bides) Sungai Abu. Yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Air Hangat Timur (AHT).
Saat ini, Kholiq duduk di bangku kelas V SD Negeri 158/III Sungai Abu. Meski masih berusia 11 tahun, ia telah menunjukkan semangat dan kemampuan luar biasa. Dalam mendalami seni membaca Al-Qur’an.
Latar belakang keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan. Turut menjadi lingkungan yang mendukung tumbuhnya semangat belajar, kedisiplinan. Serta pembentukan karakter Kholiq.
Namun, prestasi ini tentu bukan sekadar tentang kemenangan. Lebih dari itu, keberhasilan Kholiq menjadi bukti bahwa anak-anak desa juga memiliki kesempatan besar. Untuk berkembang, berprestasi, dan tampil percaya diri pada tingkat provinsi.
Penantian 15 Tahun, Sungai Abu Kembali Kirim Wakil ke Tingkat Provinsi
Kepala Desa Sungai Abu, Antoni Rozi, mengungkapkan rasa bangga dan haru atas pencapaian Kholiq. Menurutnya, keberhasilan tersebut memiliki makna tersendiri bagi masyarakat desa. Karena setelah penantian sekitar 15 tahun. Akhirnya Sungai Abu kembali mengirimkan peserta untuk berlaga pada MTQH tingkat Provinsi Jambi tahun ini.
Antoni menilai, prestasi Kholiq bukan hanya kebanggaan keluarga. Melainkan juga momentum penting untuk membangkitkan semangat generasi muda. Dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an.
“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Sungai Abu. Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Kholiq Azzahran NA yang telah berjuang serta membawa nama baik desa pada MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi. Prestasi juara 2 ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ungkap Antoni Rozi.
Ia juga berharap keberhasilan Kholiq mampu membuka jalan bagi lahirnya generasi-generasi penerus. Yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an dan keberanian untuk berkompetisi.
“Setelah kurang lebih 15 tahun menanti, tahun ini Sungai Abu kembali memiliki wakil pada ajang MTQH tingkat provinsi. Ini tentu menjadi kebahagiaan sekaligus motivasi bagi kita semua. Saya berharap prestasi Kholiq tidak berhenti sampai di sini. Tetapi menjadi awal bagi tumbuhnya generasi Qur’ani berikutnya yang mampu mengukir prestasi lebih tinggi,” tuturnya.
Prestasi Kholiq Jadi Inspirasi bagi Generasi Muda Desa
Antoni Rozi menegaskan bahwa keberhasilan seorang anak tidak hanya lahir dari bakat. Tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, pendidikan, lingkungan, serta perhatian masyarakat.
Karena itu, ia mengajak para orang tua agar terus mendukung minat dan bakat anak-anak, terutama dalam bidang keagamaan. Selain itu, ia berharap para guru, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat ikut mengambil peran dalam membina generasi muda.
“Jangan pernah meremehkan kemampuan anak-anak yang tumbuh di desa. Mereka memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memberikan ruang, bimbingan, kesempatan, dan dukungan agar potensi tersebut berkembang. Kholiq telah menunjukkan bahwa anak dari desa juga mampu bersaing dan membawa nama baik daerah,” tambahnya.
Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Semangat belajar, keberanian tampil, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Merupakan nilai yang jauh lebih penting untuk terus di jaga.
Prestasi Kholiq Azzahran NA pun menjadi pesan inspiratif bagi anak-anak lainnya di Desa Sungai Abu. Bahwa mimpi besar tidak harus lahir dari kota besar. Dari sebuah desa pun, generasi berprestasi dapat tumbuh dan membawa kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, serta Kabupaten Kerinci.
Selamat kepada Kholiq Azzahran NA. Teruslah belajar, mengaji, dan menginspirasi. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi. Serta melahirkan semakin banyak generasi Qur’ani dari Desa Sungai Abu.










